SMAN 1 Amuntai, Akan Dijadikan Karantina ODP, Begini Tanggapan Ketua Brigade 08 HSU

Lokasi Karantina SMAN 1 Amuntai (foto : net)
AMUNTAI, klikkalsel.com – Keinginan Pemkab Hulu Sungai Utara (HSU) menjadikan SMAN 1 Amuntai, di Jalan Sukma Raga Kelurahan Sungai Malang Kecamatan Amuntai Tengah sebagai wadah karantina bagi orang dalam pemantauan (ODP), menuai kritikan dari Ketua Brigade 08 HSU, Emma Rivilla.
Menurut Emma Rivilla, mengungkapkan, ada sejumlah protes yang dilontarkan para orangtua siswa serta murid jika gedung SMAN 1 Amuntai itu dijadikan tempat karantina ODP.
“Seharusnya, tempat pendidikan tidak usah dijadikan karantina. Karena masih banyak gedung milik Pemkab HSU yang bisa dijadikan lokasi alternatif untuk penanganan ODP Covid-19 di HSU,” tuturnya, Selasa, (5/5/2020).

Baca Juga : Satu PDP Warga Kotabaru Wafat di RSUD Hasan Basry Kandangan

Kebih jauh ia mengingatkan, belajar dari kasus yang ada di Banjarmasin dengan adanya penolakan warga karena rumah karantina berdekatan dengan pemukiman bisa jadi pertimbangan Pemkab HSU.
“Kabarnya, paman sekolah sendiri tidak libur. Ya, kita tak ingin justru ada yang kena Covid-19, seperti penjaga sekolah, lantas bagaimana? Tentu ini akan memicu kekhawatiran masyarakat sekitar,” tuturnya.
Apalgi dengan kondisi HSU yang masih zona hijau karena tidak ditemukan kasus positif Covid-19, diingatkannya seharusnya membuat Pemkab HSU lebih fokus pada pencegahan dengan memininalisir risiko.
“Apalagi, anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten HSU justru lebih besar dibandingkan daerah lain, termasuk daerah zona merah patut dipertanyakan. Termasuk, hingga kini, belum ada tanda-tanda pembagian sembako bagi warga yang terdampak Covid-19 di HSU,” kritiknya.
Posisi gedung SMAN 1 Amuntai juga berseberangan dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Amuntai, dinilainya juga akan memicu kekhawatiran dari warga.
Paling tidak Pemkab HSU ini bisa meniru langkah daerah tetangga seperti Kabupaten Tabalong yang memanfaatkan bekas rumah sakit lama, RSUD Badaruddin menjadi rumah karantina jauh lebih minim risiko.
“Jadi bisa memberi ketenangan dan tidak membuat kegaduhan di tengah masyarakat. Kami yakin banyak bangunan milik Pemkab HSU yang jauh dari pemukiman penduduk bisa dijadikan rumah karantina,” tandasnya.(doni)
Editor : Amran