Sidak Sembako Jelang Natal & Tahun Baru, Tim Satgas ‘Tegur’ Manajemen Lotte Mart

Tim Satgas Pangan Kalimantan Selatan sidak di Pasar Tradisional Sentral Antasari. (foto:rizqon/klikkalsel

BANJARMASIN, klikkalsel.com Tim Satgas Pangan Kalimantan Selatan yang diisi oleh Dit Krimsus Polda, Dinas Perindustrian Perdagangan, Dinas Perkebunan Peternakan serta Bulog, menggelar sidak sembako di Pasar Tradisional Antasari dan Kalindo Banjarmasin, Jumat (13/12/2019).

Inspeksi mendadak atau sidak ini dilakukan Tim Satgas Pangan seiring menjelang perayaan hari Natal dan Tahun Baru 2020.

Baca juga : Dishub Kalsel Ujicoba BRT untuk Angkutan Penumpang Terminal Barakat-Bandara Internasional Syamsudin…

Seperti tahun-tahun sebelumnya, jelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru, sejumlah harga sembako diprediksi akan mengalami kenaikan harga. Karena tingginya permintaan atau kebutuhan dari masyarakat.

Hasil sidak tim satgas, sejumlah komoditas sembako di pasaran sedikit memang mengalami kenaikan. Namun masih diambang kewajaran, seperti telur, ayam, daging, tepung, gula dan cabai.

Meski demikian, Kasubdit I Indagsi Ditkrimsus Polda Kalsel, AKBP Suyitno menghimbau, agar para pedagang tidak menaikan harga. Himbauan itu ditegaskan supaya pedagang tidak mengambil keuntungan lebih, pada dua momen perayaan akhir tahun ini.

“Sesuai Permendag ada acuan kalau tidak, kita berikan sanksi dan pencabutan izin. Himbauan kalau barang tersedia jangan dibilang tidak ada harga, juga jangan dinaikan. Alhamdulilah belum ada temuan,” tegasnya.

Tim Satgas Pangan Kalimantan Selatan saat sidak di Lotte Mart. (foto:rizqon/klikkkalsel)

Petugas Temukan Harga Daging Subsidi di Atas HET Pemerintah

Sementara itu selain di pasar tradisional, tim satgas juga menggelar sidak ke Pasar Modern Lotte Mart, Jalan A yani km 4 Banjarmasin.

Di tempat tersebut, petugas mendapati harga daging beku impor yang disubsidi pemerintah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET), yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Dalam temuan, terungkap HET daging yang melampaui ketetapan, yakni Rp 81.000,- per kilo, atau naik Rp1.000,-.

Melihat kondisi tersebut, tim satgas langsung meminta pihak manajemen Lotte Mart, untuk segera menurunkan harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah yaitu Rp80 ribu.(rizqon)

Editor : Amran