Fenomena

Sederet Bioskop Tempo Dulu Tinggal Kenangan

Bisokop Cempaka

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, membuat keberadaan sejumlah bioskop di Banjarmasin yang jaya di tempo dulu, kini menjadi kenangan dan hanya menyisakan bangunan tua.

Bahkan ada yang tinggal namannya saja, sebab berganti menjadi bangunan lain.

Masa 80-90an bioskop-bioskop menjadi idola warga masyarakat saat itu. Namun memasuki awal tahun 2000, bioskop- tergantikan dengan munculnnya teknologi seperti VCD dan layanan streaming.

Wartawan klikkalsel.com mendatangi salah satu bioskop di jalan Niaga Banjarmasin. Dimana bioskop tersebut terletak di lantai tiga di salah satu bangunan di kawasan tersebut.

“Dulu saya terkadang sering nonton di Bioskop Cempaka saat libur akhir pekan, selain harga tiket lumayan murah dan filmnya bagus-bagus,” kata Dulah (62) pedagang di Pasar Baru tersebut sambil tersenyum seraya mengingat masa lalunnya. Senin (11/1/2021)

Kala itu harga tiket Cuma Rp1.000, namun setelah melewati zaman pasca reformasi sekitar tahun 97-an, televisi mulai banyak menayangkan film-film orang mulai jarang untuk menonton ke bioskop.

“Saya senang dengan film India dan kungfu Mandarin, terutama lagu-lagu india bikin terhibur,”ucapnnya.

Sementara salah seorang penjaga bangunan tersebut Anang menceritakan, Bioskop Cempaka berdiri sekitar tahun 50-an. Dimana awalnya bioskop tersebut berada di lantai I.

“Seiring perkembangannya pada masa itu dan banyaknnya penonton bioskop Cempaka, pada 1987 pindah ke lantai 3,” katannya.

Ia juga mengakui, awalnnya memang sering memutar film-film India, semakin maju berbagai film juga diputar dari film Indonesia hingga film Barat (film-film eropa).

“Dulu warga yang nonton sangat banyak selain tempatnya di kawasan Pasar dan juga orang-orang perlu hiburan sebagai pelepas penat, namun di era 2000-an mengalami penurunan drastis,” ucapnya.

Ia juga menuturkan, sulit rasannya untuk bangkit kembali di tengah jaman yang serba maju seperti sekarang. Perkembangan teknologi telah menggeser zamannya bioskop yang tergantikan dengan internet.

“Tak hanya bioskop Cempaka saja yang tinggal cerita tetapi bioskop Kamajaya yang dulunya berada di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Bioskop Dewi di Jalan Hasanudin HM, Bioskop Ria, Bioskop Presiden di Sudimampir, Bioskop Merdeka (dekat Pasar lama),” pungkasnya. (azka)

Editor : Akhmad

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top