BANJARBARU, klikkalsel.com – Akses warga di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) yang sebelumnya mengandalkan jembatan seadanya kini mulai berubah. Polda Kalsel meresmikan 22 Jembatan Merah Putih Presisi yang telah rampung dibangun, Kamis (13/8/2026).
Peresmian dipusatkan di Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru. Puluhan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan 61 Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di berbagai wilayah Kalsel.
Dari total 61 jembatan, sebanyak 22 jembatan telah selesai dibangun dengan progres 100 persen. Sementara lima jembatan masih dalam tahap pengerjaan dan 34 lainnya berada dalam proses pengadaan.
Peresmian digelar secara virtual melalui Zoom Meeting dan terhubung dengan Presiden Republik Indonesia, Kapolri, serta Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan pembangunan jembatan tersebut merupakan upaya menghadirkan akses yang lebih aman bagi masyarakat.
Sebelum dibangun, sejumlah warga harus melewati jembatan lama yang kondisinya memprihatinkan. Bahkan, akses penyeberangan tersebut hanya mengandalkan susunan kayu seadanya sehingga berisiko bagi warga yang melintas.
“Jembatan ini dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang kondisinya sangat memprihatinkan dan membahayakan keselamatan masyarakat,” tutur Kapolda.
Baca Juga : Polda Kalsel Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Belakang Ponpes Darul Ilmi
Baca Juga : Polda Kalsel Sita 2.574 Botol Miras Ilegal dari Lima Kafe di Banjarmasin dan Banjarbaru
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tidak hanya dilakukan di Banjarbaru. Program tersebut juga menjangkau sejumlah daerah lain di Kalsel, di antaranya Kabupaten Tanah Laut, khususnya wilayah Tambanio, Balangan, dan Tabalong.
Pengerjaan jembatan dilakukan melalui kolaborasi Polda Kalsel bersama Pemerintah Provinsi Kalsel, pemerintah kabupaten/kota, serta dukungan teknis dari Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
“Polda Kalsel juga memberikan apresiasi kepada Wali Kota Banjarbaru dan Ketua DPRD Kota Banjarbaru atas dukungan dan sinergi dalam merealisasikan pembangunan jembatan tersebut,” tandasnya.
Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby menyambut baik kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi. Menurutnya, pembangunan fasilitas tersebut menjadi bukti kolaborasi antarinstansi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
“Mari kita bersama-sama ikut menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tuturnya.
Bagi warga Kelurahan Guntung Manggis, keberadaan jembatan baru bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Jembatan tersebut menjadi akses penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Ketua RW 03 Kelurahan Guntung Manggis, Jarni, mengatakan pembangunan jembatan menjadi kabar baik bagi warga di wilayahnya.
“Alhamdulillah, kami warga di lingkungan RW 03 khususnya, dan Kelurahan Guntung Manggis umumnya, menerima bantuan Jembatan Merah Putih Presisi. Jembatan ini sangat membantu aktivitas warga sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil kebun hingga akses anak-anak berangkat sekolah,” katanya.
Ia mengatakan kondisi jembatan lama sebelumnya cukup mengkhawatirkan. Warga harus berhati-hati ketika melintas karena kondisi konstruksinya tidak lagi layak.
Kini, dua jembatan baru berdiri kokoh di wilayah RT 19 dan RT 36. Masing-masing jembatan berukuran 4 x 8 meter.
RW 03 Kelurahan Guntung Manggis sendiri menaungi delapan RT, yakni RT 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, dan 46. Kehadiran jembatan baru tersebut diharapkan semakin memperlancar mobilitas warga, termasuk akses menuju sekolah dan aktivitas ekonomi masyarakat. (rizqan)
Editor: Abadi






