Polda Kalsel Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Belakang Ponpes Darul Ilmi

Petugas Direktorat Samapta Polda Kalsel memadamkan karhutla di kawasan belakang Ponpes Darul Ilmi, Banjarbaru.

BANJARBARU, klikkalsel.com – Asap mengepul dari kawasan hutan dan lahan di belakang Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ilmi, Jalan Ahmad Yani Km 19, Banjarbaru.

Kebakaran yang terjadi di tengah cuaca terik itu berpotensi meluas dan mengancam lingkungan di sekitar ponpes, Jumat (7/8/2026) siang.

Direktorat Samapta Polda Kalsel pun bergerak cepat dengan menerjunkan personel untuk melakukan pemadaman.

Sebanyak 10 personel dikerahkan bersama peralatan penanganan karhutla. Pengerahan tersebut dilakukan setelah petugas menerima laporan adanya titik api di kawasan belakang Ponpes Darul Ilmi.

Dir Samapta Polda Kalsel Kombes Pol Timbul Siregar memerintahkan personel segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

“Begitu mendapat informasi adanya karhutla, personel langsung kami gerakkan ke lokasi untuk memastikan api tidak meluas dan dapat segera dipadamkan,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penyemprotan ke titik-titik yang terbakar. Petugas juga berupaya memastikan api tidak kembali menjalar ke bagian lahan lainnya.

Proses pemadaman berlangsung hingga api berhasil dikendalikan. Setelah kondisi dinyatakan aman, personel kemudian melakukan pendinginan sekaligus membersihkan peralatan yang digunakan selama penanganan.

Baca Juga : Polda Kalsel Sita 2.574 Botol Miras Ilegal dari Lima Kafe di Banjarmasin dan Banjarbaru

Baca Juga : Gubernur Muhidin Apresiasi Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kg Sabu, Nilainya Tembus Rp311 Miliar

Salah satu personel di lapangan, Bripda Muhammad Fadillah, mengatakan area yang terbakar merupakan kawasan hutan dan lahan.

Untuk menjangkau titik api, petugas menggunakan satu unit mesin berkapasitas 1,5 dengan lima selang yang disambungkan hingga mencapai lokasi kebakaran.

“Untuk yang kami gunakan ada lima selang dengan menggunakan satu mesin 1,5,” ucapnya.

Menurutnya, penggunaan selang yang disambungkan diperlukan agar petugas dapat menjangkau bagian lahan yang terbakar dari titik sumber air dan mesin pemadam.

Setelah api berhasil dipadamkan, personel tidak langsung meninggalkan lokasi. Pengecekan kembali dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala.

Penanganan cepat tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Kalsel dalam mengantisipasi karhutla, terutama saat kondisi lahan mulai mengering dan mudah terbakar.

Polda Kalsel juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Puntung rokok yang dibuang sembarangan maupun aktivitas pembakaran lahan dapat menjadi pemicu karhutla, terlebih dalam kondisi cuaca panas dan lahan kering. (rizqan)

Editor : Akhmad