Perbatasan HSU Tabalong Menjadi Titik Star Napak Tilas 2019, Ini Alasannya

Rombongan peserta napak tilas 2019 Kabupaten Tabalong. (foto : arif/klikkalsel)

TANJUNG, klikkalsel – Perbatasan antara Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kabupaten Tabalong menjadi salah satu titik dimulainya perjalanan napak tilas yang digelar oleh Pemeritah Kabupaten Tabalong.

Lokasi tersebut tepatnya berada di Makam Syuhada, Desa Sei Durian, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong.

Dipilihnya lokasi itu bukan tanpa alasan, menurut Camat Banua Lawas, Zainuddin, selain titik nol yang merupakan perbatasan antara Hulu Sungai Utara (Amuntai) dengan Tabalong, Makam Syuhada adalah lokasi yang sangat cocok untuk memulai napak tilas.

“Jadi daerah itu, Selain menjadi titik nol perbatasan, disana juga ada makam pahlawan, mengingat sejarah perjuangan terdahulu, estapetnya daripada HSU – Tabalong itu letaknya di Sei Durian,“ kata Camat.

Napak tilas kali ini diikuti oleh warga desa Sei Durian yang terdiri dari, pelajar, Aparat Desa , anggota pramuka serta unsur TNI – Polri yang dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Tabalong, H Mawardi, Selasa (13/7/2019).

Selanjutnya para peserta akan berjalan kaki menempuh jarak sejauh tujuh kilometer menuju perbatasan kecamatan Pugaan, yakni Mesjid Pusaka Banua Lawas yang dilanjutkan secara estapet sampai ketitik akhir di Makam Pahlawan Tanjung Kencana di Mabuun.

Wakil Bupati Tabalong, H Mawardi usai melepas peserta Napak Tilas secara simbolis mengatakan Kegiatan Napak Talas ini merupakan reflexi dari perjuangan para pahlawan kita khususnya di Kabupaten Tabalong bagi generasi muda berikutnya.

“Mengingat sekarang ini banyak generasi yang sudah jalan, saya harapkan dengan napak tilas ini bisa lebih menimbulkan rasa nasionalisme dan patriotisme serta kecintaannya terhadap bangsa dan negara,” ucapnya. (arif)