Banjar

Pengungsi Banjir Desa Pasar Jati Harapkan Obat-Obatan, Pakaian Kering dan Selimut

MARTAPURA, klikkalsel.com – Hujan yang terus mengguyur secara merata di Kalimantan Selatan (Kalsel). Kondisi ini membuat banjir di beberapa daerah dan semakin parah, dengan ketinggian air mencapai 2 hingga 3 meter .

Sejumlah warga Desa Pasar Jati dan Jati Baru terpaksa harus mengungsi ke dataran tinggi pasca air sudah merendam Desanya selama 3 hari.

Dari pantauan klikkalsel.com di lokasi terdapat sejumlah lokasi evakuasi mengunakan bagunan sekolahan, tempat ibadah dan beberapa rumah warga untuk menampung penduduk yang berada di Desa tersebut.

Ahmad Samali, warga Desa Pasar Jati yang ditemui klikkalsel.com di posko pengungsian mengatakan, sejak tiga hari banjir merendam rumahnya yang mengakibatkan keluarga dan tetangganya harus mengungsi.

“Tiga hari sudah air menggenangi Desa kami, dan kemarin kami baru mengungsi,” ucapnya, Kamis (14/1/2021).

Menurutnya, genangan air ini berasal dari luapan sungai martapura yang turun dari pengaron.

Sementara itu warga Desa Pasar Jati Abdulah yang mengungsi di SDN Pasar Jati 2 Jalan A Yani Kilometer 50 Kecamatan Astambul mengatakan, terdapat kurang lebih 40 warga yang mengungsi di sekolah tersebut.

“Ada kurang lebih 40 orang mengungsi di sekolah ini dari 6 posko yang dijadikan lokasi penampungan,” jelasnya.

Dari informasi yang dihimpun di lokasi posko pengungsian di Desa Pasar Jati rata-rata diisi anak anak dan Lansia.

Warga setempat yang mengungsi meminta bantuan kesehatan. Pasalnya dari hari pertama warga dievakuasi, belum ada bantuan obat-obatan untuk warga yang tidak enak badan, karena harus menahan dingin.

“Selain obat obatan, kami di tempat pengungsian membutuhkan pakaian kering ataupun selimut,” pungkasnya. (airlangga)

Editor : Akhmad

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top