Kategori: Pendidikan

  • Paman Yani Sampaikan Wawasan Kebangsaan ke Pelajar SMA Negeri 1 Kusan Hilir

    Paman Yani Sampaikan Wawasan Kebangsaan ke Pelajar SMA Negeri 1 Kusan Hilir

    BATULICIN, klikkalsel.com – Sikap cinta tanah air dan bela negara harus ditanamkan pada generasi muda.

    Hal tersebut itu dilakukan oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi melalui kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Aula Utama SMA Negeri 1 Kusan Hilir, Senin (7/11/2022).

    “Materi ini harus disampaikan dan diserap dengan baik agar sekolah mencetak generasi dengan sumber daya manusia (SDM) yang luar biasa yang menjunjung tinggi Ideologi Pancasila serta empat pilar yang tertanam dalam diri,” ucap Yani Helmi.

    Dalam sosialisasi yang bertema “Pendidikan Bela Negara” ini, Paman Yani juga mengajak agar generasi muda, baik dan bijak dalam mengelola media sosial. Sehingga tak mudah tersentuh hal negatif yang dapat membawa dampak buruk terhadap masa depan generasi tersebut.

    “Kepada generasi yang disebut milenial ini bisa cerdas dalam menangkal informasi yang belum tentu kebenarannya dan bagaimana menjaga marwahnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Yani Helmi yang akrab disapa Paman Yani tersebut.

    Ia juga berpesan, para generasi milenial ini dapat merawat kesatuan negara, sekaligus menjaga toleransi dan diharapkan implementasi dari sosialisasi, setidaknya mampu berdampak positif terhadap kemajuan daerah.

    “Generasi muda harus cerdas dan mampu mengembangkan diri agar lebih baik lagi, karena generasi muda adalah harapan bangsa Indonesia selanjutnya,”pesan Paman Yani.

    Sementara itu, Kepala Subbid Kelembagaan Partai Politik dan Fasilitasi Pemilu Badan Kesbangpol Kalsel, Harry Widhiatmoko menuturkan, adanya wawasan kebangsaan bagi generasi muda setidaknya menjadi implementasi dalam membela NKRI yang mampu terarah, bahkan paham radikalisme dapat dicegah.

    Baca Juga : Lensa Foto Kegiatan DPRD Banjarmasin Bulan November 2022

    Baca Juga : Kapolda Kalsel Kunjungi Kantor DPRD Kalsel

    “Yang jelas dengan adanya materi ini dapat menumbuhkan sikap tangguh serta mampu memberikan kontribusi agar tak mudah terintimidasi soal perkara radikalisme,” paparnya.

    Di lokasi yang sama, Kepala SMA Negeri 1 Kusan Hilir, Wahidah mengharapkan, diberikannya pendidikan khusus terkait Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Karena ini tentu secara tak sadar mampu menumbuhkan sikap bela negara serta informasi yang menimbulkan kekacauan bisa ditangkal.

    “Kami merasa terhormat atas kedatangan Paman Yani ke sini sekaligus materi yang disampaikan mudah-mudahan peserta didik SMA Negeri 1 Kusan Hilir bisa mengimplementasikan betapa pentingnya menjaga kesatuan bangsa,” pungkasnya.(azka)

    Editor : Akhmad

  • Gelar Open House, Siswa Sekolah Kristen Kanaan Tampilkan Seni dari Para Siswa

    Gelar Open House, Siswa Sekolah Kristen Kanaan Tampilkan Seni dari Para Siswa

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Sekolah Kristen Kanaan menggelar Open House, penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2023-2024 melalui kegiatan pagelaran seni dan pameran karya siswa.

    Open House yang digelar dari tanggal 4 November hingga 18 November ini dilaksanakan di dua lokasi yakni, di Sekolah Kristen Kanaan, Jalan Kapten Piere Tendean, Banjarmasin dan Atrium Duta Mall II Banjarmasin.

    Berbagai karya siswa ditampilkan dalam kegiatan open house Sekolah Kristen Kanaan ini. Tidak hanya itu, pagelaran seni dari para siswa ini juga dilakukan sebagai daya tarik minat para siswa untuk bersekolah di Sekolah Kristen Kanaan.

    Disampaikan Ketua Pelaksana Open House dan Pekan Seni, Sekolah Kristen Kanaan, Elsa Meldawati, bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan sebagai sarana promosi kepada pihak luar.

    “Open house itu sendiri kan artinya kita membuka diri untuk orang. Dimana tujuan utamanya adalah kita sedang penerimaan siswa baru,” ucapnya, Jumat (4/11/2022).

    “Dengan kita melaksanakan open house ini menunjukan kepada pihak luar bagaimana sekolah kita ini,” lanjutnya.

    Baca Juga : Siswa SMP Kanaan Ciptakan Krim Anti Jerawat dari Eceng Gondok

    Baca Juga : Mutu Pendidikan di Banjarmasin Terus Ditingkatkan

    Kegiatan yang dilaksanakan oleh Sekolah Kristen Kanaan ini digelar secara sederhana karena menurut Elsa saat ini masih dalam masa transisi peralihan dari pandemi menuju endemi.

    “Jadi kegiatannya tidak ada yang menonjol, tetap seperti biasa ada penampilan dari siswa. Tapi yang berbeda hanya kegiatan yang kedua dilaksanakan di mall,” ungkapnya.

    “Jadi berbeda karena kita baru pertama kali melaksanakan pensi dan open housenya di Mall,” sambungnya.

    Bahkan kegiatan yang nantinya dilaksanakan di Duta Mall tersebut akan dimeriahkan dengan lomba mewarnai untuk jenjang TK dan SD.

    “Jadi khusus untuk anak TK A dan TK B, juga untuk jenjang SD kelas 1 dan kelas 2,” terangnya.

    “Lomba mewarnai ini kita utamakan untuk eksternal,” tambahnya.

    Berbagai penampilan dan stan bazar ditampilkan di kegiatan open house ini. Hal ini tidak lain sebagai sarana untuk menarik minat luar untuk mereka bisa bersekolah atau menyekolahkan anaknya di Sekolah Kristen Kanaan.

    Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Kanaan, Rita Sarah, mengatakan tahun ini pihaknya menargetkan untuk menerima sebanyak 287 siswa di semua jenjang sekolah kristen kanaan.

    “Jadi untuk jenjang TK kita menargetkan 50 siswa, SD 76 siswa, SMP 81 siswa dan SMA 80 siswa,” imbuhnya.

    Meski demikian pihaknya lebih memfokuskan kepada jenjang siswa internal yang naik tingkat. Seperti misalnya siswa jenjang SD Kanaan naik ke SMP Kanaan.

    “Jadi target Internal itu kita 60 sampai 85 persen, dan sisanya eksternal,” ungkapnya.

    Di gelombang pertama open house ini Sekolah Kristen Kanaan memberikan diskon pendaftaran kepada siswa baru hingga 20 persen.

    “Jadi dua minggu kita buka penerimaan ini, dari hari ini tanggal 4 hingga 18 November mendatang,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Siswa SMP Kanaan Ciptakan Krim Anti Jerawat dari Eceng Gondok

    Siswa SMP Kanaan Ciptakan Krim Anti Jerawat dari Eceng Gondok

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Mewakili Provinsi Kalsel di ajang Kihajar Stem, siswa SMP dari Sekolah Kristen Kanaan membuat krim penghilang jerawat berbahan eceng gondok.

    Sekadar diketahui, Kihajar Stem merupakan wadah eksplorasi untuk peserta didik berpikir kritis kreatif dan mampu berkolaborasi dan berkomunikasi dalam mengembangkan projek berbasis stem melalui pendayagunaan teknologi, informasi dan komunikasi.

    Kihajar stem ini diikuti seluruh sekolah di Indonesia, dimana di tingkatan selanjutnya hanya dua sekolah perwakilan yang akan mewakili setiap provinsi.

    Salah satu sekolah yang mewakili Kalsel di ajang Kihajar Stem ini yakni Sekolah Kristen Kanaan. Dengan memanfaatkan eceng gondok, siswa kelas VIII ini berhasil membuat krim anti jerawat.

    Marvello dengan salah seorang rekannya berinovasi untuk membuat krim wajah anti jerawan dengan ekstrak daun eceng gondok.

    Terlebih menurutnya tumpukan eceng gondok di sungai dinilai sangatlah menganggu keindahan. Karena itu dengan tumbuhan yang dianggap sampah sungai ini ia mencoba melakukan penelitian.

    “Jadi dari situ kami dapat tema yakni pencemaran alam dan dihubungkan dengan populasi eceng gondok yang berlebihan,” ujarnya, Jumat (4/11/2022).

    Baca Juga : Mutu Pendidikan di Banjarmasin Terus Ditingkatkan

    Baca Juga : Ombudsman Temukan Ratusan Ribu Petani di Kalsel Belum Miliki Kartu Tani

    Ia pun bersama teman melakukan penelitian dan menemukan kandungan antioksidan pada eceng gondok yang dapat anti inflamasi yang dapat meredakan jerawat pada wajah.

    “Ini sudah diuji coba dengan wajah seseorang yang berminyak, umur 10 sampai 20 tahun. Dan hasilnya selama seminggu jerawat mengering,” bebernya.

    Awalnya kata dia, ia memiliki ide untuk membuat Eco Enzim dari tumbuhan yang mengapung tersebut. Namun, hal itu memerlukan waktu yang cukup lama.

    “Waktunya 3 bulan pembuatan, jadi lumayan lama. Apalagi kami kan mengikuti Kihajar Stem. Jadi waktu diberikan sedikit, makanya kami beralih membuat krim anti jerawat dari eceng gondok,” katanya.

    Rupanya, produk krim wajah mereka, diikut sertakan di ajang Kihajar Stem oleh pihak sekolah.

    “Ini mewakili Kalsel di ajang nasional itu. Jadi kita bersaing dengan 8346 peserta dari 2780 tim se Indonesia, bahkan dari sekolah luar negeri juga,” jelasnya.

    Ia pun mengaku berencana untuk mempatenkan sekaligus melakukan penelitian lebih lanjut terhadap krim wajah buatan mereka tersebut.

    “Harapannya produk kami ini bisa menjadi perkembangan di dunia kosmetik kedepan. Dan ide kami ini bisa terealisasi dan menyelesaikan 2 masalah yakni mengatasi populasi eceng gondok dan mengurangi penderita jerawat karena masker,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Pramuka UNISKA Kunjungi Pangkalan TNI Angkatan Udara

    Pramuka UNISKA Kunjungi Pangkalan TNI Angkatan Udara

    BANJARMASIN, Klikkalsel.com – Puluhan anggota Pramuka Uniska Banjarmasin melakukan kunjungan ke Pangkalan TNI Angkatan Udara, Landasan Ulin. Kunjungan tersebut diikuti oleh anggota aktif serta anggota baru, Kamis (03/11/22)

    Dalam kunjungan kali ini Pramuka Uniska mendapat kesempatan keliling untuk melihat pesawat-pesawat apa saja yang terdapat di Pangkalan TNI AU Sjamsudin Noor dan mengenal lebih jauh Pangkalan TNI AU ini.

    Mereka juga diperkenalkan dengan salah satu cabang olahraga yang memacu adrenalin, yakni Paralayang.

    Letkol Sus M.Mohtar, Kadispordirga Lanud Sjamsudin Noor dan Serda Rizky Prayoga menjelaskan tentang penggunaan Paralayang serta komponen-komponen yang ada di Paralayang tersebut.

    Menurut Ahmad Mulyadi, Pamong Saka Dirgantara Sjamsudin Noor baru kali ini anggota Pramuka yang berpangkalan di universitas melakukan kunjungan ke Pangkalan Angkatan Udara Sjamsudin Noor.

    Baca Juga : Ukur Kemampuan Mahasiswa, FH Uniska Gelar Debat Hukum

    Baca Juga : Sadar Regenerasi, Pramuka Uniska Jaring Anggota Baru

    “Baru ini anggota Pramuka yang berpangkalan di universitas melakukan kunjungan ke Pangkalan TNI Angkatan Udara Sjamsudin Noor, dan kami sangat senang sekali semoga ke depannya Pramuka Uniska bisa mengkoordinir Pramuka Universitas lain untuk melakukan kunjungan kembali,” ujarnya.

    Sementara itu menurut Ketua Humas Pramuka Uniska, Iva Nur Afifah kegiatan kali ini sangat seru, menyenangkan sekali dan keren.

    “Kegiatan kunjungan ini tidak hanya menyenangkan dan keren tapi juga sangat bermanfaat karena bisa diperkenalkan tentang macam-macam pesawat dan olahraga Paralayang. Cuma yang sangat disayangkan cuacanya mendung sehingga kami tidak jadi mencoba paralayang,” ucapnya singkat. (Nida)

    Editor: Abadi

  • Ukur Kemampuan Mahasiswa, FH Uniska Gelar Debat Hukum

    Ukur Kemampuan Mahasiswa, FH Uniska Gelar Debat Hukum

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Badang Eksekutif Mahasiswa (Bem) Fakultas Hukum Universitas Islam Kalimantan (FH Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari menggelar lomba debat hukum antar mahasiswa, Kamis (3/11/2022).

    Kegiatan tersebut dihelat di Ruang Seminar FH Uniska Banjarmasin dan bertujuan untuk mengukur dan meningkatkan intelektual mahasiswa hukum selama ini setelah beberapa bulan mengikuti materi di kelas.

    Dikatakan Dekan FH Uniska Dr Afif Khalid, kegiatan ini diikuti kurang lebih 20 kelompok atau tim yang terdiri dari mahasiswa semester satu dan tujuh.

    “Sementara ini peserta hanya dari mahasiswa FH yang kuliah di Uniska,” ujarnya.

    Dari kegiatan ini, kata Afif pihaknya ingin melihat sampai mana sudah keilmuan dari mahasiswa setelah beberapa bulan mengikuti kuliah.

    “Jadi ini semacam tolak ukur untuk mereka, dimana juga yang paling banyak ikut dari semester satu,” jelasnya.

    Baca Juga : Dekan FH Harapkan Lulusan Sarjana Hukum Uniska Bisa Mengemban Gelar dengan Baik

    Baca Juga : FH Uniska Gelar Stadium General dengan Menghadirkan Hakim Mahkamah Konstitusi RI

    Terlebih, hal ini juga merupakan bentuk pelaksanaan program dan visi-misi oleh FH sendiri yang ingin meningkatkan kegiatan edukasi serta intelektual dari mahasiswa.

    Pasalnya, kata Afif ilmi itu tidak hanya didapat pada saat belajar di kelas. Tetapi juga didapatkan melalui kegiatan-kegiatan yang mengasah edukasi kepada mahasiswa.

    “Contohnya seperti peserta debat ini, mereka jadi dapat mempelajari bagaimana berargumen dan mempertahankan pendapatnya,” imbuhnya.

    “Jadi seperti visi-misi kita, Teori 60 persen, praktek 40 persen,” sambunya.

    Lebih lanjut, kepada peserta yang menjuarai lomba debat kali ini, setiap kelompok akan mendapatkan reward berupa uang pembinaan dan piagam penghargaan untuk ke lombok juara satu sampai tiga.

    kemudian, lomba serupa akan diadakan lagi dengan tingkat yang berbeda serta dibuka untuk mahasiswa diluar uniska.

    “Jadi yang juara di kegiatan ini akan menjadi perwakilan uniska,” imbuhnya.

    Menariknya pada kegiatan ini, kata Afif paling banyak diikuti oleh mahasiswa semester satu, hal ini menunjukan antusias mahasiswa dalam belajar menuntut ilmu hukum sangat tinggi.

    “Ini sangat positif, mereka sudah bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu,” tuturnya.

    Adapun materi yang didebatkan diantaranya tentang remisi terpidana koruptor, legislatif eksekutif, yudikatif, hukum perdata, hukum pidana, hingga tentang hukum tata negara.

    Selanjutnya, dalam waktu dekat ini FH Uniska Banjarmasin juga berencana menggelar kegiatan seminar nasional dengan berupaya mendatangkan pemateri dari mahkamah Agung.

    “Mohon doanya, semoga rencana seminar nasional tersebut bisa kita laksanakan,” pungkasnya. (airlangga)

    Editor: Abadi

  • Mutu Pendidikan di Banjarmasin Terus Ditingkatkan

    Mutu Pendidikan di Banjarmasin Terus Ditingkatkan

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pemko Banjarmasin melakukan penandatangan kesepakatan kerjasama (PKS) dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalsel.

    Penandatanganan PKS tersebut dilakukan sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan di Banjarmasin. Hal tersebut disampaikan Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina.

    Menurutnya juga melalui sekolah penggerak, diharapkan akan lahir generasi-generasi pendidikan yang berkualitas.

    “Sejauh ini sudah ada 41 orang guru penggerak di sekolah penggerak Se-Kota Banjarmasin,” ujarnya, Rabu (2/11/2022).

    “Melalui sekolah penggerak ini kita berharap banyak baik itu dari guru-gurunya maupun anak didiknya sehingga ini bisa menjadi pilar utama dan modal dasar kita untuk menyukseskan kualitas pendidikan di Banjarmasin,” lanjutnya.

    Kemudian dikatakan Ibnu Sina bahwa dengan adanya pendampingan dari stakeholder terkait, maka sekolah penggerak ini bisa menjadi parameter pendidikan di Kalsel.

    “Dengan adanya pendampingan, pelatihan, serta pos kinerja, semoga Banjarmasin bisa menjadi parameter kualitas pendidikan di Kalsel,” ungkapnya.

    Baca Juga : KPU Banjarmasin Goes to School, Sosialisasikan Pendidikan Pemilih Pemula 

    Baca Juga : Supian HK Serahkan Lima Bekantan Secara Simbolis ke BKSDA Kalsel

    Sementara itu, Kepala BPMP Kalsel, Yuli Haryanto membeberkan, dengan adanya kerjasama MoU yang telah terjalin, program-program dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kota Banjarmasin dapat dijalankan dengan baik.

    “Kami sangat mengapresiasi atas kerjasama ini, berkaitan dengan peningkatan penjaminan mutu termasuk program Merdeka Belajar,” tuturnya.

    Dengan berkolaborasi bersama Dinas Pendidikan pihaknya ingin meningkatkan mutu pendidikan di Banjarmasin.

    “Sehingga dengan ini akan muncul regulasi kegiatan yang mendukung mutu pendidikan dilihat dari hasil asesmen nasional, yakni asesmen kompetensi minimum, survei karakter, survei lingkungan belajar juga sesuai SPM yang memuat 9 indikator terkait literasi, numerasi, survei karakter dan angka partisipasi sekolah, inilah upaya-upaya yang kita lakukan,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • BK ULM Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

    BK ULM Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Prodi Bimbingan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin meraih akreditasi Perguruan Tinggi (PT) dengan predikat unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) nomor 497/SK/LAMDIK/Ak/S/X/2022.

    Koordinator program studi BK FKIP ULM, Dr Ririanti Rachmayanie Jamain mengatakan, predikat akreditasi unggul yang diraih tersebut menunjukan FKIP BK ULM telah berhasil menjadi PT yang sangat unggul. Baik secara kuantitif maupun kualitatif dalam menjalankan proses Tridarma Perguruan Tinggi.

    “Dari hasil pencapaian tersebut tentunya suatu kebanggan bagi BK FKIP ULM dapat meningkatkan mutu pendidikan, tentunya dengan berbagai program yang harus dilaksanakan. Seperti contohnya FKIP sudah melaksanakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), pertukaran mahasiswa, magang bersertifikat dan KKN terintegrasi,” katanya Senin (31/10/2022)

    Ditambahkannya pula, akreditasi tersebut berlaku pada 28 Desember 2022 hingga 27 Desember 2027 mendatang. Dan BK FKIP merupakan kurikulum berbasis OBE (outcame based education) yang berfokus pada capaian pembelajaran dimana diharapkan mampu memenuhi aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai keadaan sosial, ekonomi dan budaya akademik.

    “BK sendiri sudah menggunakan kurikulum berbasis OBE yg berwawasan komunitas lingkungan lahan basah,” ucap Riri yang juga anggota tim taks force Akreditasi Unggul BK FKIP ULM.

    Baca Juga : Mahasiswa ULM Ditemukan Tewas Terkapar

    Baca Juga : KPU Banjarmasin Goes to School, Sosialisasikan Pendidikan Pemilih Pemula 

    Sementara Ketua Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP ULM, Dr Ali Rachman mengatakan, dengan pencapain ini tentunya dapat meningkatkan mutu pendidikan bagi FKIP BK ULM, baik dari mahasiswanya maupun dari dosen pengajar.

    “Tentunya dengan ini diharapkan para dosen pengajar terus meningkatkan kualitas dan juga karya publikasinya, agar lebih dikenal,” ucapnya.

    Sebagai Ketua Tim tim taks force Akreditasi Unggul BK FKIP ULM, Ali Rachman juga menyebutkan, dengan hasil Unggul yang dimiliki, tentunya ini sangat berdampak luas, sebagai cerminan kualitas dan juga mutu pendidikan.

    “Mudah-mudahan dengan akreditasi ini dapat meningkatkan tidak hanya Nasional namun diharapkan kedepan bisa Internasional,” pungkasnya. (azka)

    Editor : Akhmad

  • Dekan FH Harapkan Lulusan Sarjana Hukum Uniska Bisa Mengemban Gelar dengan Baik

    Dekan FH Harapkan Lulusan Sarjana Hukum Uniska Bisa Mengemban Gelar dengan Baik

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Sebanyak 454 peserta mengikuti Yudisium Sarjana Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (Uniska MAB), Kamis (27/10/2022).

    Yudisium FH UNISKA, ini pun digelar di Grand Palace, Mitra Plaza, Jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin.

    Para lulusan FH Uniska tahun akademik 2021/2022 diharapkan bisa mempertanggungjawabkan gelar sarjana hukum yang sudah diemban.

    Terlebih, banyak tantangan yang akan dihadapi di masa mendatang.

    “Kebetulan sarjana hukum ini dari semua aspek bisa masuk, baik eksekutif, legislatif, dan lainnya. Tergantung masing-masing, bagaimana menjaga nilai-nilai keilmuan yang sudah didapat,” ujar Dekan FH Uniska MAB, Afif Khalid.

    Baca Juga : FH Uniska Gelar Stadium General dengan Menghadirkan Hakim Mahkamah Konstitusi RI

    Baca Juga : Pantau Diklat UKM, WR III Uniska Sebut Organisasi Mahasiswa Dapat Membentuk Karakter

    Selain itu, para lulusan diharapkan tidak hanya berorientasi untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Tapi juga bisa berkembang di dunia profesi. Misalnya, seperti advokat dan notaris.

    Sementara itu, Ketua Prodi Ilmu Hukum FH Uniska MAB Muthia Septarina berpesan, kepada para lulusan untuk tetap menjaga nama baik almamater kampus.

    Dia berharap, ratusan lulusan FH Uniska tersebut bisa mengembangkan dan menerapkan ilmu yang sudah didapat selama menempuh perkuliahan.

    “Lulus itu sebenarnya bukan akhir, tetapi adalah tugas baru mengingat harus turun ke lapangan,” tuturnya.

    Tahun ini, IPK rata-rata lulusan FH Uniska MAB berada di atas angka 3. “Tiga orang di antaranya berhasil mencapai IPK 3,9. Prestasi tersebut dirasa sangat membanggakan,” ujarnya. (restu)

    Editor : Akhmad

  • Paman Birin Yakin Alumni Politeknik Hasnur Mampu Bertahan di Tengah Tuntutan Perkembangan Zaman

    Paman Birin Yakin Alumni Politeknik Hasnur Mampu Bertahan di Tengah Tuntutan Perkembangan Zaman

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Wisudawan Politeknik Hasnur Banjarmasin tahun akademik 2021/2022 kedatangan tamu istimewa, yakni Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor, di Galaxy Hotel Banjarmasin, Rabu (26/10/2022). Pada momen ini, Paman Birin memotivasi para alumni agar mampu berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman serta turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.

    Tahun ini, Politeknik Hasnur Banjarmasin meluluskan 67 mahasiswa dengan rincian, Program Studi Teknik Otomotif 16 orang, Program Studi Teknik Informatika 32 orang dan Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan 19 orang.

    Wisudawan dan wisudawati dengan Predikat Cum Laude sebanyak 38 orang atau 57 persen lulusan. Sementara rata-rata IPK lulusan tahun akademik 2021/2022 ini adalah 3,35.

    Dalam kesempatan ini , Paman Birin mendorong para alumni agar tidak kaku menghadapi perkembangan zaman. Kuncinya, ujar gubernur, dengan cara terus berinovasi dan beradaptasi serta pantang menyerah.

    “Walaupun berhadapan dengan kondisi krisis, namun dengan bekal kemampuan dan keahlian yang diberikan selama di masa perkuliahan, Paman Birin percaya, para alumni mampu menciptakan atau mencari peluang baru,” ucapnya.

    Paman Birin juga berharap, mereka yang lulus kedepannya bisa terserap dunia usaha atau direkrut perusahaan sesuai kemampuan dan keahlian yang dimiliki.

    Baca Juga : Paman Birin Apresiasi Digelarnya Technopreneur Week Politeknik Hasnur di Wetland Square

    Baca Juga : Ketua Dewan Kalsel : Porseni Politeknik ke XIII untuk Peningkatan Prestasi

    Sementara itu, Direktur Politeknik Hasnur, Linda Rahmawati menyebutkan, tema wisuda yang diusung yakni ‘Lulusan Politeknik Hasnur yang Inovatif dan Berjiwa Enterpreneur Membangun Negara Lebih Kuat dan Cepat’. Hal ini ujarnya, menggambarkan mahasiswa dan lulusan Politeknik Hasnur yang memiliki daya inovasi dan jiwa wirausaha.

    “Karena di tahun ini, mahasiswa dari semester awal hingga akhir dilibatkan dalam proyek-proyek riset maupun pengabdian kepada masyarakat,” ucapnya.

    Selain itu, lulusan Politeknik Hasnur dapat memilih jalur kelulusan yaitu sebagai tenaga ahli atau pengusaha sesuai dengan bidang ilmunya. Linda menambahkan, Yayasan Hasnur Centre terus berkomitmen dalam pengembangan pendidikan masyarakat banua dengan berupaya memberikan beasiswa seperti beasiswa unggulan dan beasiswa berprestasi bagi mahasiswa aktif di Politeknik Hasnur.

    Dia menyampaikan penerima beasiswa unggulan pada tahun ajaran baru 2022/2023 ini sebanyak 23 orang. Selain itu, pada tahun ini Politeknik Hasnur mendapatkan kuota Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mahasiswa baru TA 2022/2023 sebanyak 43 orang, beasiswa dari Hasnur Group sebanyak 8 orang, beasiswa Baznas 5 orang dan BSI 10 orang.

    “Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada lembaga pemberi beasiswa,” tuturnya.

    Dia menambahkan, sebagai wujud dari t Tri Dharma perguruan tinggi, pada tahun ini dosen Politeknik Hasnur menunjukkan peningkatan kinerja diantaranya sebanyak kepada 3 orang dosen sebagai Penulis pertama pada jurnal Internasional dan 2 orang telah mempublikasikan hasil penelitiannya pada jurnal internasional yang terindeks scopus yakni Zuliyan Agus dan Yazid Aufar.

    Selain jurnal, luaran penelitian dalam bentuk prototype diantaranya budidaya maggot, pembenah tanah, asap cair sebagai biofungisida untuk jamur Ganoderma, konversi motor listrik dan aplikasi pada android untuk deteksi penyakit tanaman kopi.

    Satu penelitian yang lolos dalam program Kedaireka berkolaborasi dengan ULM serta dua penelitian mendapatkan pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

    “Teruslah berkarya, sebagai sumbangsih intelektualitas dosen vokasi demi kemajuan banua dan bangsa,” pungkasnya. (rizqon)

    Editor: Abadi

  • FH Uniska Gelar Stadium General dengan Menghadirkan Hakim Mahkamah Konstitusi RI

    FH Uniska Gelar Stadium General dengan Menghadirkan Hakim Mahkamah Konstitusi RI

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari (MAB), kembali menggelar kegiatan Nasional Stadium General dengan mendatangkan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) RI Dr Manahan Malontinge Pardamean Sitompul, Sabtu (22/10/2022).

    Kegiatan Stadium General itu juga sekaligus membedah buku ‘Perkembangan Hukum Ketenagakerjaan dan Perlindungan Hak Hak Konstitusional Pekerja/Buruh di Indonesia’ karya Dr Manahan Malontinge Pardamean Sitompul di Ruang Seminar FH Uniska Banjarmasin bersama peserta yang kebanyakan dari mahasiswa semester awal Ilmu Hukum.

    Kegiatan tersebut digelar secara offline dan online melalui aplikasi zoom meeting yang diikuti kurang lebih 1000 mahasiswa.

    Dikatakan, Dekan FH Uniska, Dr Afifi Khalid, Stadium General ini berkaitan dengan Undang-Undang (UU) ketenagakerjaan yang juga menjadi isu hangat dalam perbincangan.

    “UU cipta kerja ini kan masih isu hangat yang mana prosesnya masih berada di meja mahkamah konstitusi, judicial review,” ujarnya.

    Sehingga dari Stadium General ini, mahasiswa FH Uniska bisa benar-benar mengerti dan paham, kalau begitu sulitnya memutuskan sebuah undang-undang yang akan menjadi aturan dalam negara.

    “Jadi mereka betel betul mengerti jika ada gugatan dari warga negara ke Mahkamah Konstitusi terkait UU yang nantinya apakah akan bertentangan dengan UU Dasar atau tidak,” jelasnya.

    Tidak hanya itu, pihaknya juga bertujuan untuk mahasiswa bisa mengerti dan mencari landasan dasar baik historisnya, yuridisnya dan sosiologisnya dalam sebuah rancangan UU.

    Baca Juga : Pantau Diklat UKM, WR III Uniska Sebut Organisasi Mahasiswa Dapat Membentuk Karakter

    Baca Juga : Sadar Regenerasi, Pramuka Uniska Jaring Anggota Baru

    Lebih lanjut, kata Afif pihaknya juga menginginkan melalui kegiatan ini juga mahasiswa FH Uniska bisa dapat meningkatkan terus intelektualnya.

    “Semua visi misi kita untuk meningkatkan intelektual mahasiswa dan dunia akademiknya sehingga bisa melahirkan mahasiswa berkarakter dalam menjadi penegak hukum yang ideal ke depannya,” imbuhnya.

    “Lebih jelas kita juga ingin menghubungkan nilai-nilai moral dan keilmuan,” bebernya.

    Disamping itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Dr Yati Nurhayati, menambahkan kegiatan – kegiatan ini bisa menjadi wahana untuk mahasiswa untuk terus meningkatkan keilmuan dalam bidang hukum.

    “Jadi tidak hanya di kelas, mereka juga bisa menjadi tempat menambah pengetahuan diluar kelas secara langsung dari pakarnya,” tambahnya.

    Kemudian, guna mahasiswa agar bisa terus mendapatkan keilmuan akademis baik di kelas maupun diluar kelas. Pihaknya berencana akan kembali menggelar kegiatan serupa dengan menghadirkan pemateri dari Mahkamah Agung.

    Sementara itu, Dr Manahan Malontinge Pardamean Sitompul menyampaikan, dari kegiatan ini bahwa mahasiswa dan dosen yang mengajar menjadi tahu dan dapat memberikan hak-hak semestinya diperoleh buruh yang mana para pekerjaan tersebut kurang diperhatikan oleh perusahaan.

    “Dengan adanya Undang Undang (UU) ketenagakerjaan, mereka nanti diberikan hak hak ya sebagaimana mestinya menurut konstitusi,” ujarnya.

    Menurutnya, saat ini mereka tidak diberi hak sewajarnya, dengan upah dibawah minimum provinsi, dan lamanya bekerja dalam sehari.

    “Mereka bisa dipertahankan, ataupun hak hak mereka diperjuangkan oleh organisasi buruh ke pemerintah atau ke pengusaha,” tuturnya.

    Oleh karena itu, apa yang ditulis di buku tersebut nantinya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari hari, memperjuangkan hak buruh.

    Terlebih hak yang didapatkan buruh sangat kurang di Indonesia. Hal ini pentingnya sosialisasi kepada buruh dan pimpinan organisasinya.

    “Agar mereka juga, sebagai pengurus organisasi buruh tau bagaimana memperjuangkan hak-haknya,” pungkasnya.(airlangga)

    Editor : Amran