Berlangsung Dua Hari, 3.559 Lulusan Uniska Diwisuda

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari (MAB) menggelar wisuda lulusan akademik tahun 2021-2022 di gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin, Selasan(29/11/2022).

Acara yang digelar dua hari ini, sebanyak 3.559 wisudawan/wisudawati mengikuti sidang terbuka senat ke 44 yang terdiri dari program sarjana dan 85 diantaranya magister.

Rektor Uniska, Prof. Abdul Malik mengungkapkan, pencapaian ini tentunya adalah hasil dari (Sumber Daya Manusia (SDM) yang telah dipacu untuk meningkatkan kompetensi para sarjana. Ditambah lagi, faktor pengajar di Uniska yang memiliki lima professor sebagai dosen tetap.

Bahkan ke depan, dikatakan sang guru besar peternakan ini masih ada para pengajar yang mengambil strata 3 demi memenuhi target 30 persen doktor yang ada di masing-masing Program Studinya.

“Kita dorong terus karena tuntutan kedepan supaya kita lebih baik lagi,” ujar Abdul Malik setelah kegiatan.

Tak hanya itu, menyongsong masa mendatang agar bisa eksis ditingkat nasional maupun asean, sarana dan prasarana di Uniska juga akan ditambah lagi.

“Terus kita tingkatkan, sebentar lagi kita akan membangun ruang kuliah dan rektorat di kampus Handil Bakti,” tuturnya.

Baca Juga : Wisuda Uniska ke-44 Rencana Digelar Dua Hari dan Dibagi Empat Sesi

Baca Juga : PBD Banjarmasin Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana

Dibanding tahun sebelumnya, Uniska terus mengalami peningkatan dari segi perangkingan ditingkat nasional.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah XI Kalimantan, Muhammad Akbar berpesan agar mengutamakan etika profesi saat bekerja dan nilai ilmiah yang harus diteruskan.

“Pertama kejujuran, kedua integeritas dan disiplin. Dapat dipastikan semua alumni derajatnya tinggi, artinya terpilih menjadi contoh dimasyarakat,” ungkapnya.

Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Sahbirin Noor diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khatimah mengharapkan, wisudawan Uniska akan menambahnya SDM yang produktif di Kalsel.

“Sesuai dengan tantangan zaman sekarang dapat menciptakan lapangan kerja sendiri dan menerapkan ilmunya kedalam masyarakat,” tuturnya. (restu)

Editor : Akhmad