Banjarmasin

H -10 Lebaran, Penjualan Parfum Meningkatkan 25 Persen

BANJARMASIN, klikkalsel.com – H -10 Hari Raya Idul Fitri, toko penjualan parfum di Banjarmasin mulai banyak didatangi pembeli.

Seperti Toko parfum MB yang berada di kawasan Jalan Masjid Jami mulai mengalami peningkatan hingga 25 persen pada hari hari biasa.

Sauqi pemilik toko mengatakan, bisnis parfum bisa dibilang tak ada matinnya, sebab di masyarakat Banjarmasin, memang sangat gemar dengan wewangian, sehingga bisnis parfum sangat menjanjikan.

Apalagi, ketika bulan-bulan berisi peringatan hari besar keagamaan, seperti Rabiul Awal, Rajab, Ramadhan, Syawal, dan Zulhijjah.

“Jadi, pangsa pasarnya jelas. Makanya, kami menyediakan minyak harum yang berkualitas dengan harga terjangkau,” katanya Senin (3/5/2021).

Puncaknya nanti beberapa hari jelang Lebaran masyarakat kian semakin banyak membeli parfum.

“Dari sisi dunia, parfum termasuk gaya hidup dan akhiratnya pun juga dapat karena berwangi-wangian termasuk sunnah Nabi,” ucapnya.

Untuk saat ini yang lagi trend adalah parfum dari Timur Tengah merk Ameer Oud dan Al Haramain Madinah. Sedangkan yang trend dari Eropa merk Baccarat Extrait dan Salvador Dali.

“Beberapa kategori parfum yang dijual sudah medapat Halal Quality Control (HQC),” katanya.

Dalam penjualannya MB mematok harga Rp 2 ribu hingga Rp 16 ribu permiligramnya. Dan cabangnya sudah merambah di Kalteng, Palangka Raya 1, Muara Teweh 2. Kaltim di Panajam.

“Sekarang ini zamannya online, makanya kami pun merambah bisnis daring untuk penjualan minyak wangi yang halal. Kebanyakan kami datangkan bibit parfum ini dari Arab Saudi, Timur Tengah dan beberapa negara Asia lainnya. Ya, intinya parfum itu aman untuk dibawa shalat,” ucapnya.

Sementara hal senada juga diucapkan Said toko parfum Ami Awad di kawasan Pasar Baru ini. Ia mengakui, ada peningkatan omzet penjualan saat memasuki penghujung Ramadhan seperti sekarang.

“Ya alhamdulillah jelang memasuki hari-hari besar Islam terlebih dipenghujung ramadhan seperti ini peningkatan omzet cukup lumayan,” pungkasnya. (azka)

Editor : Akhmad

To Top