Farah Amelia ‘Warisi’ Kursi Dewan Mendiang Ayah

Rapat Paripurna Istimewa pelantikan PAW Anggota DPRD Kalsel Farah Amalia oleh Ketua DPRD Kalsel Burhanuddin.(foto : syarif wamen/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Akhirnya satu kursi fraksi Fraksi Berhati Nurani yang kosong, pasca ditinggal Achmad Saiman yang meninggal dunia terisi. Penggantinya ialah anaknya sendiri, yakni Farah Amalia.

Dan Kamis (10/1/2019) kemarin, resmi Farah Amelia menjabat sebagai anggota DPRD Kalsel, setelah menjalani pelantikan, pada Rapat Paripurna Istimewa di ruang Paripurna DPRD Kalsel.

Pengganti antar waktu (PAW) mendiang ayahnya ini, kini mewarisi kursi dewan Kalsel dan berada di Komisi III DPRD Kalsel.

Wanita kelahiran Banjarmasin 25 Januari 1982 silam ini ditetapkan sebagai pengganti ayahnya/ karena dalam Pemilu 2014 silam suaranya berada di bawah almarhum.

Ketua DPRD Kalsel Burhanuddin mengatakan, lengkap sudah anggota dewan yang berjumlah 55. Diharapkan para wakil rakyat tingkat provinsi ini / dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai wakil rakyat, secara lebih maksimal.

Farah Amalia menyatakan siap menggantikan posisi ayahnya di Rumah Banjar dan menjalankan amanah sebagai wakil rakyat. “Saya bakal meneruskan program kerja mendiang sang ayah dalam memperjuangkan aspirasi konstituen,” sebutnya.

Kemudian dalam sambutan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintaham Setdaprov Kalsel Siswansyah mengatakan, kerjasama dan komunikasi Pemprov dan DPRD Kalsel lebih ditingkatkan.

Menurutnya, memelihara amanat rakyat bukan perkara mudah, terlebih bagi pejabat yang duduk di lembaga eksekutif dan legislatif. Mengingat, masyarakat mengharapkan agar para pejabat bisa bekerja secara lebih baik, khususnya berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, peningkatan kesejahteraa dan pelayanan kepada masyarakat.

“Oleh karena itu tidak ada pilihan lain bagi eksekutif dan legislative selain fokus pada kerja yang optimal untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.

Ia menilai, selama ini kerjasama dan komunikasi Pemda dan dewan berjalan dengan baik. Kondisi ini diharapkan bisa terus dipelihara dan ditingkatkan. “Sehingga suasana penyelenggaraan pemerintahan berjalan secara harmonis dan rencana-rencana pembangunan bisa terlaksana sesuai harapan,” tandasnya. (syarif wamen)

Editor : Farid