Erick Thohir Optimis Pertumbuhan Ekonomi di Kalsel Semakin Meningkat

Erick Thohir saat memaparkan kiat sukses dalam acara Ngopi Bareng.(foto : syarif wamen/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel- Ngopi Bareng Erick Thohir bersama Paman Birin di Taher Square, jadi jendela sukses bagi kaum milinial.

Erick Thohir memaparkan untuk menjadi pengusaha sukses hingga besar.
Menurutnya 100 tahun Indonesia merdeka nanti akan jatuh pada tahun 2045.

Setiap warga negara di Indonesia pasti menginginkan bertemu dengan 100 tahun kemerdekaan Indonesia tersebut, dan pada 100 tahun kemerdekaan tersebut pertumbuhan ekonomi pasti akan maju begitu pesat di Indonesia khususnya di Kalimantan.

“Saya punya keyakinan dengan pertumbuhan ekonomi yang terus terjadi, maka Kalimantan merupakan pertumbuhan ekonomi paling cepat, karena daerah jawa itu sudah terlalu padat,” tuturnya.

Ia juga menegaskan mengapa perekonomian di Kalimantan akan tumbuh begitu cepat, karena kata dia, wilayah dari kalimantan yang luas.

“Saya dengar dari pak gubernur akhir tahun ini akan ada airport. Saya yakin ketika saya mendarat, saya melihat bahwa Kalimantan akan menjadi besar karena Kalimantan menjadi penghasil sumber daya di Indonesia,” ucapnya.

Erick Thohir juga menyampaikan kepada para pengunjung yang berhadir dalam acara tersebut, kunci menjadi sukses adalah bukan memiliki banyak uang, tetapi track record dan keahlian lah yang menjadi kuncinya.

“Kita hidup harus bersosial, lalu harus punya keahlian, dan saya tidak percaya uang adalah segalanya. Tapi track record dan keahlian lah yang membuat uang yang datang kepada kita,” tandasnya.

Ngopi Bareng Eric Thohir juga dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor.

Ketika diskusi tentang perekonomian, gubernur yang akrab disapa Paman Birin mengungkapkan 20 persen ekonomi di Kalimantan Selatan tergantung batubara, namun lambat laun batubara tersebut pasti akan habis.

“Saya sering katakan batubara ini merupakan fosil yang suatu saat akan habis,” ucapnya.

Dalam hal tersebut ia juga mengatakan bahwa pemerintah harus berupaya mentransformasi sumberdaya alam yang akan habis tersebut menjadi sumberdaya alam yang lain.

“Saya katakan kepada kepala dinas pertanian, anda harus bisa mengembangkan pertanian, jangan hanya menyokong dana saja,” tuturnya.

Tidak hanya dari sektor pertanian, Paman Birin juga mengungkapkan bahwa sektor pariwisata juga harus menjadi tumpuan perekonomian di Kalimantan Selatan, karena menurutnya tidak pernah diketahui batubara tersebut akan habis.

“1 hingga 10 tahun mendatang kita tidak akan pernah tahu kapan batubara tersebut akan habis, maka kita juga harus meningkatkan sektor pariwisata untuk meningkatkan perekonomian di Kalimantan Selatan,” pungkas Paman Birin. (fachrul)

Editor : Alfarabi