Kalsel

Abdul Wahid Sambangi Tempat Karantina Bagi Petugas Medis Covid-19

AMUNTAI, klikkalsel.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pambalah Batung Amuntai bekerjasama dengan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten HSU, menyediakan 20 ruangan khusus untuk karantina atau isolasi mandiri bagi petugas kesehatan yang menangani pasien positif Covid-19.
Bupati Hulu Sungai Utara, H Abdul Wahid HK, didampingi Plt Direktur RSUD Pambalah Batung Amuntai dr. Mochamad Yandi Friyadi serta Plt. Kepala BKPP HSU H Herry Wahyuni, sambangi wadah karantina yang disiapkan di BKPP Kabupaten HSU tersebut.
Baca Juga : Warga Muhammadiyah Diimbau Salat Ied di Rumah, Simak Video Tata Caranya
Pada kesempatan itu, Bupati HSU H Abdul Wahid HK, memastikan kesiapan fasilitas tempat karantina bagi petugas medis yang menangani pasien positif Covid-19.
“Saya selalu memantau kesiapan baik dari segi fasilitas maupun petugas kesehatan, dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten HSU,” katanya.
Disamping itu, Direktur RSUD Pambalah Batung Amuntai dr. Mochamad Yandi Priyadi menyebutkan, sekarang ini menjadi tugas terpenting pihaknya untuk percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten HSU.
Kemudian, selain mempersiapkan fasilitas maupun peralatan kesehatan, pihaknya juga telah merekrut tenaga medis khusus penanganan Covid-19.
Petugas medis tersebut berjumlah 40 orang, terdiri dari 1 dokter umum, 6 perawat ahli, 14 perawat terampil, 1 bidan ahli, 3 bidan terampil, 2 radiografer, 7 ahli teknologi laboratorium medik, 1 sopir ambulan, 2 petugas kebersihan dan 3 petugas keamanan.
“Saat ini kami sudah melakukan rekrut untuk tenaga kontrak Covid-19 berjumlah 40 orang dan total kelulusan sudah mencapai 39 orang,” terangnya.
Dirinya juga berpesan kepada seluruh teman sejawat Dokter, Perawat, Bidan, Kesling, Apoteker dan tenaga kesehatan lainnya.
Sebagai garda terdepan yang melindungi masyarakat di Kabupaten HSU, agar tetap semangat lakukan tugas, tetap jaga diri, gunakan APD sesuai standar dan jangan takut menghadapi Covid-19 ini.
“Selalu sabar memberikan masukan, arahan kepada masyarakat, jangan henti-hentinya, mungkin masih banyak masyarakat kita yang belum mengenal apa itu Covid-19,” ajaknya.
Yandi pun mengingatkan masyarakat HSU yang berada diperantauan untuk tidak mudik, sayangi keluarga yang anda dikampung halaman. Sebab, masyarakat yang datang dari zona merah sangat berpotensi membawa virus Covid-19 disaat mudik ini.
“Yang penting selalu gunakan masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan pakai sabun, jaga jarak saat berkomunikasi dan hindari kerumunan, serta sebagaimana yang dianjurkan Bupati HSU yaitu sering berwudhu,” tukasnya.(doni)
Editor : Amran
To Top