BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin tak ingin kunjungan Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, ke Balai Kota berlangsung biasa saja.
Melalui Bagian Umum Setdakot Banjarmasin, Pemko menyiapkan jamuan khusus dengan menghadirkan beragam kuliner khas Banjar.
Sajian tersebut menjadi bagian dari penyambutan sekaligus upaya memperkenalkan kekayaan kuliner lokal kepada tamu dari tingkat pusat.
Sejumlah menu khas Banjar disiapkan, di antaranya ikan sepat kering, cacapan, serta hidangan tradisional lainnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Umum Setdakot Banjarmasin, Ahmad Zazuli, mengatakan penyediaan kuliner khas tersebut merupakan arahan langsung Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin.
“Pak Wali Kota memang meminta agar tamu disambut dengan hidangan khas Banjar. Ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus memperkenalkan cita rasa daerah kepada tamu yang datang ke Balai Kota,” ujarnya.
Menurutnya, pemilihan menu lokal juga bukan tanpa alasan. Muhammad Rifqinizamy Karsayuda merupakan putra Banjar sehingga sajian tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih akrab selama kunjungan.
Baca Juga : Pemko Banjarmasin Siapkan Kawasan Heritage Sultan Suriansyah
“Beliau adalah urang Banjar, jadi kami ingin menghadirkan suasana yang lebih akrab melalui sajian khas daerah. Ada ikan sepat kering, cacapan, dan menu khas lainnya yang menjadi identitas kuliner Banjar,” katanya.
Zazuli menilai, jamuan tersebut tidak hanya sebatas hidangan bagi tamu. Lebih dari itu, kuliner khas Banjar menjadi bagian dari cara Pemko Banjarmasin menunjukkan keramahan sekaligus memperkenalkan identitas budaya daerah.
Apalagi, kunjungan Ketua Komisi II DPR RI tersebut menjadi kesempatan untuk berdialog secara langsung mengenai berbagai persoalan pemerintahan dan pembangunan di daerah.
Pemko Banjarmasin berharap penyambutan dengan sentuhan kearifan lokal dapat memberikan pengalaman tersendiri bagi setiap tamu yang berkunjung ke Kota Seribu Sungai.
“Kami ingin setiap tamu yang datang tidak hanya membawa hasil pertemuan, tetapi juga merasakan keramahan dan kekayaan budaya Banjar melalui sajian yang kami hidangkan,” tandasnya.(adv/fachrul)
Editor: Amran





