Krisis Global Tekan Harga Material, PAM Bandarmasih Sesuaikan Anggaran Demi Jaga Pelayanan

Foto bersama usai RUPS Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin bersama direkai PAM Bandarmasih

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Gejolak ekonomi global yang dipicu konflik di Timur Tengah mulai berdampak pada berbagai sektor, termasuk pelayanan air bersih di Banjarmasin.

Kenaikan harga sejumlah material dan kebutuhan operasional membuat Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih melakukan penyesuaian terhadap Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) tahun 2025.

Penyesuaian tersebut menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PAM Bandarmasih yang digelar baru-baru ini.

Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, mengatakan perubahan RKA dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara kemampuan anggaran perusahaan dan kebutuhan pelayanan kepada masyarakat di tengah meningkatnya biaya operasional.

“Kenapa ada perubahan RKA, karena adanya krisis global di Timur Tengah yang menyebabkan kenaikan harga sehingga kami harus menyesuaikan pekerjaan untuk pelayanan terhadap masyarakat,” ujarnya.

Selain membahas perubahan anggaran, RUPS juga mengesahkan laporan tahun buku 2025, rencana bisnis perusahaan lima tahun ke depan, serta melakukan evaluasi terhadap kinerja direksi pada triwulan pertama tahun berjalan.

Baca Juga : Perpisahan Sekolah Diimbau Sederhana, Disdik Banjarmasin Tekankan Makna Kebersamaan

Baca Juga : Sepekan, Delapan Motor Balap Liar Diamankan Polresta Banjarmasin

Menurut Zulbadi, realisasi investasi perusahaan pada triwulan pertama memang belum mencapai target maksimal. Namun kondisi tersebut dinilai masih sesuai dengan tahapan pelaksanaan program yang saat ini sebagian besar masih berada pada fase perencanaan, pelaksanaan awal, dan pengawasan.

“Ada beberapa ukuran investasi yang memang belum 100 persen. Pada tahap pertama ini fokus kami masih perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan,” tuturnya.

Meski demikian, PAM Bandarmasih optimistis realisasi investasi akan mengalami peningkatan signifikan pada triwulan kedua. Saat ini sejumlah program dan proyek strategis tengah memasuki tahapan pengadaan sehingga progres fisik maupun penyerapan anggaran diperkirakan mulai terlihat dalam beberapa bulan mendatang.

“Insya Allah pada triwulan kedua realisasi investasi itu akan melejit dengan sendirinya. Saat ini sebagian besar masih berproses di tahap pengadaan yang harus kami ikuti sesuai ketentuan,” jelasnya.

Di tengah tantangan ekonomi global, PAM Bandarmasih tetap mencatatkan kinerja keuangan yang positif. Hal itu ditandai dengan penyerahan dividen kepada para pemegang saham, yakni Pemerintah Kota Banjarmasin dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam agenda RUPS tersebut.

Ia menjelaskan, laba perusahaan diperoleh dari selisih pendapatan operasional dan biaya operasional yang dikelola secara efisien. Strategi efisiensi yang diterapkan perusahaan dinilai mampu menjaga kesehatan keuangan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada pelanggan.

“Laba didapat dari penghasilan operasional dikurangi pengeluaran operasional. Dengan efisiensi yang kami lakukan, laba bisa meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kinerja perusahaan juga didukung oleh upaya pemerataan layanan air bersih yang terus dilakukan di berbagai wilayah Kota Banjarmasin.

Melalui sejumlah program pengembangan jaringan dan peningkatan kualitas layanan, PAM Bandarmasih berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara lebih merata dan berkelanjutan.

Di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global, perusahaan berkomitmen tetap menjaga kualitas pelayanan sekaligus memastikan program investasi strategis tetap berjalan sesuai prioritas kebutuhan masyarakat.(fachrul)

Editor: Amran