BANJARMASIN, klikkalsel.com – Drama enam gol tersaji dalam Derby Kalimantan saat PS Barito Putera menjamu Persiba Balikpapan di Stadion 17 Mei, Banjarmasin.
Saling kejar gol hingga menit akhir membuat laga berakhir imbang 3-3, hasil yang terasa pahit bagi tuan rumah di tengah misi menjaga asa promosi.
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak awal. Persiba Balikpapan berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Beni Okto pada menit ke-19.
Namun, Barito Putera merespons dengan cepat lewat gol Alexsandro pada menit ke-38.
Menjelang turun minum, Laskar Antasari berbalik unggul setelah Fabiano Beltrame mencetak gol melalui tendangan bebas di menit 45+, menutup babak pertama dengan skor 2-1.
Memasuki babak kedua, Persiba kembali menunjukkan perlawanan. Baru dua menit berjalan, Muhammad Isfandyar mencetak gol penyeimbang pada menit ke-47.
Tim tamu terus menekan dan berhasil membalikkan keadaan melalui sundulan Takumu Nishihara pada menit ke-79, membuat Barito berada dalam tekanan.
Saat laga tampak akan dimenangkan Persiba, Barito Putera menunjukkan semangat juang hingga detik akhir.
Renan Alves muncul sebagai penyelamat lewat gol pada menit 90+, yang memastikan skor kembali imbang 3-3 hingga peluit panjang dibunyikan.
Usai pertandingan, pelatih Barito Putera, Stefano Cugurra, mengaku hasil tersebut belum memuaskan bagi timnya.
Baca Juga : Gagal Curi Kemenangan, Persiba Balikpapan Akui Keunggulan Bola Setpiece Barito Putera
Baca Juga : Perkuat Kans ke Liga 1, Barito Putera Siap Amankan Poin Penuh Menjamu Tim Beruang Madu
“Hasil kurang bagus bagi kita, kita banyak kesalahan, kita kebobolan 3 gol. Seharusnya para pemain harus bermain tenang,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Ia menilai timnya sempat berada di jalur kemenangan, namun kesalahan yang terjadi membuat momentum berubah.
“Kita sudah menang 2-1 menurut saya kita sudah bagus, tapi babak pertama kita ada kesahlahan mereka cetak gol, dan kita kembali salah lagi dan mereka cetak gol ke 3,” jelasnya.
Menurutnya, faktor emosional dan kurangnya fokus menjadi penyebab utama hasil imbang ini, ditambah absennya sejumlah pemain karena akumulasi kartu.
“Banyak pemain tidak seperti biasa, faktor emosinal dan kurang fokus, dan ada juga beberapa pemain tidak bisa bermain karena akumulasi kartu,” tambahnya.
Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan timnya yang mampu bangkit hingga akhir laga.
“Tapi kita sudah fight hingga akhir dan menyamakan kedudukan menunjukan kita ingin maju ke liga 1,” tegasnya.
Hasil ini membuat langkah Barito Putera di papan atas klasemen semakin berat dengan hanya menyisakan dua pertandingan. Namun, mereka tetap bertekad meraih hasil maksimal di sisa laga.
“Kedepan kita memiliki sisa dua pertandingan, dan kita harus mengambil hasil terbaik di sisa pertandingan,” pungkasnya.(fachrul)
Editor: Amran





