Suporter Minta Wasit Asing pada Laga Penutup PS Barito Putera di Liga 2

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Persaingan menuju promosi di penghujung kompetisi Liga 2 Indonesia semakin memanas, khususnya di Grup Timur. Tiga tim yakni PS Barito Putera, Persipura Jayapura, dan PSS Sleman masih sama-sama memiliki peluang untuk mengamankan tiket promosi ke Liga 1.

Ketiganya dijadwalkan menjalani laga terakhir secara bersamaan pada Minggu sore (3/5/2026), yang membuat situasi semakin krusial. Selain menentukan nasib promosi, kondisi ini juga dinilai rawan terhadap potensi pelanggaran sportivitas.

Saat ini, klasemen sementara Grup Timur dipimpin oleh PSS Sleman dengan 53 poin, diikuti Persipura Jayapura dengan poin yang sama, sementara Barito Putera membuntuti dengan 50 poin.

Pada laga penentuan, PSS Sleman akan menghadapi PSIS Semarang, Persipura Jayapura melawan Persiku Kudus, sedangkan Barito Putera menjamu Persipal Palu.

Melihat ketatnya persaingan, sejumlah suporter mengharapkan seluruh pertandingan penting tersebut dipimpin oleh wasit asing guna menjaga integritas laga.

Salah satu suporter, Norman menilai, penggunaan wasit asing menjadi langkah antisipatif agar pertandingan berjalan adil.

“Memasuki pekan terakhir, khususnya Grup Timur, ada tiga tim yang berpeluang promosi ke Liga 1. Dengan kondisi ini, alangkah baiknya ketiga laga tersebut dipimpin oleh wasit asing,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Baca Juga : Owner Barito Putera Minta Pemain Bangkit saat Lawan Persela

Baca Juga : HUT ke-38 Barito Putera di Stadion 17 Mei: Doa Bersama Hingga Bazar UMKM

Ia menambahkan, kehadiran wasit asing diyakini dapat meminimalisir potensi kecurangan di lapangan.

“Ini perlu, sebab wasit asing setidaknya bisa mengurangi potensi kecurangan dan lebih adil di lapangan,” lanjutnya.

Norman juga menegaskan kekhawatiran suporter terhadap kemungkinan praktik yang merugikan tim tertentu, seperti pengaturan skor.

“Kita tidak ingin ada ‘main sabun’, pengaturan skor, atau hal lain yang merugikan tim. Jangan sampai laga penutup ini ternodai mafia sepak bola,” tegasnya.

Hal serupa disampaikan suporter lainnya, Amang Kandar, yang berharap laga penentuan berjalan dengan menjunjung tinggi fair play.

“Sebagai suporter, kami berharap laga terakhir yang krusial ini dipimpin wasit asing, karena peluang ketiga tim masih sama besar,” ucapnya.

Menurutnya, kepemimpinan wasit yang netral akan sangat menentukan kualitas pertandingan.

“Yang pasti, ini akan memastikan apakah pertandingan berjalan fair atau tidak. Kami tidak ingin ada keputusan yang aneh-aneh,” pungkasnya.(restu)

Editor: Amran