BANJARMASIN, klikkalsel.com – Maraknya kasus kekerasan perempuan dan anak beberapa waktu terakhir membuat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Banjarmasin menggelar kegiatan peningkatan kapasitas ASN petugas penerima pengaduan kasus kekerasan terhadap perempuan.
Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Wakil Walikota Banjarmasin, Arifin Noor, yang dihadiri Plt Kepala DP3A Banjarmasin, Helfian Noor, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan DP3A Banjarmasin, Rusdiati, beserta jajaran SKPD terkait.
Dalam kesempatan itu, Arifin Noor menyampaikan, kekerasan terhadap perempuan merupakan masalah serius yang perlu mendapat perhatian khusus dan tindakan nyata.
“Dalam hal ini, pemko dan masyarakat harus bekerja sama mengambil langkah yang strategis dan juga terukur untuk mencegah serta menangani kekerasan terhadap perempuan dengan tegas,” ucapnya, Senin (19/6/2023).
Baca Juga : Laporan Keuangan Kades Ditolak Warga, Berlanjut ke Pengaduan Dugaan Korupsi di Kejati Kalsel
Baca Juga : Tindak Lanjut Aduan Terbaik Se Kalsel, Pemkot Banjarbaru Raih penghargaan
“Makanya kita bikin kegiatan ini ya untuk meningkatkan ASN atau Petugas yang bakal menerima aduan kasus kekerasan dalam rumah tangga, karena masalah kdrt itu bisa berpengaruh terhadap integritas sosial kita,” tambahnya.
Sementara itu, pada kegiatan tersebut juga mengundang narasumber untuk berbagi tips atau langkah langkah yang nantinya dilakukan dalam upaya meningkatkan kapasitas ASN/Petugas penerima aduan kasus kekerasan terhadap perempuan.
“Jadi mudah-mudahan ini upaya kita bersama untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan, karena kasus cukup banyak terjadi, dan sebisa mungkin para ASN kita menjadi contoh bahwa kekerasan itu jangan sampai terjadi dimana saja terhadap siapa saja,” pungkasnya.(fachrul)
Editor : Amran





