MARTAPURA, klikkalsel.com – Liga Santri Tahun 2022 resmi digelar serentak secara Nasional. Di Kalsel sendiri Liga Santri Piala KASAD, dibuka secara langsung di Green Yakin Soccer Field, Kabupaten Banjar.
Piala KASAD Liga Santri 2022 ini mempertandingkan sebanyak 43 klub dari 12 Kabupaten/Kota se-Kalsel yang digelar disetiap Kabupaten/Kota masing-masing.
Disampaikan Kasrem 101/Antasari, Kolonel Inf Iwan Rosandriyanto, mewakili Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Rudi Puruwito, bahwa hari ini pihaknya melaksanakan pembukaan atau Kick Off Liga Santri.
Dimana dalam pelaksanaannya Liga Santri ini digelar sebagai salah satu upaya untuk menggali bibit-bibit pesepakbola di level Santri.
“Santri merupakan salah satu generasi muda yang memiliki potensi sangat tinggi dan kita coba gali dari potensi olahraganya,” ucapnya, Senin (20/6/2022).
Potensi itu nanti yang akan digali untuk membentuk tim yang akan mewakili Provinsi Kalsel diajang Nasional.
“Hari ini kita baru Kick Off di tingkat Kabupaten/Kota secara berjenjang sampai nanti tingkat Nasional di Jakarta,” tuturnya.
Baca Juga :Â Kapten Legenda Barito Putera 1988-1990 Apresiasi dan Kritisi Dua Laga Tim Laskar Antasari
Baca Juga :Â Raih 14 Emas, Banjarmasin Juara Umum Kejurprov Karate Piala Gubernur 2022
Dengan dihelatnya Liga Santri ini, ia mengharapkan bisa mengeluarkan santri-santri yang berkualitas dan memiliki wawasan kebangsaan serta cinta tanah air.
“Bagi kami sendiri ini merupakan bagian program dari TNI AD, untuk lebih masif lagi masuk sampai dengan tingkat akademisi santri untuk meningkatkan nilai kebangsaan dan cinta tanah air,” ungkapnya.
Dalam kejuaraan Piala KASAD Liga Santri 2022 ini pihaknya bekerja sama penuh dengan PSSI untuk melakukan pembinaan dan pemantauan terhadap pemain-pemain terbaik di tingkat santri ini.
“Kita memiliki tim scouting untuk membentuk satu tim yang kuat untuk mewakili Kalsel nantinya diajang Nasional,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Asprov PSSI Kalsel, Syarifuddin Ardasa, mengatakan bahwa Liga Santri yang digelar serentak secara Nasional ini, mempertandingkan sebanyak 1532 klub se Indonesia selama seminggu kedepan.
Dengan digelarnya Liga Santri ini ia mengharapkan bisa menemukan bibit-bibit pemain sepakbola U-18 untuk bisa masuk dalam skuad U-18 Nasional maupun Timnas U-20.
“Kita tidak perlu meragukan dari total 1532 klub yang berlaga ini akan ada potensi-potensi yang bisa mengisi skuad tim Nasional,” ungkapnya.
Syarifuddin mencontohkan bahwa dari alumni liga Santri pernah mengeluarkan M Rafli yang merupakan top skor bisa masuk dalam skuad Timnas U-18 3 tahun lalu.
Kejuaraan Liga Santri yang di Gelar di Green Yakin Soccer Field ini merupakan seleksi untuk wilayah Kota Banjarmasin.
Untuk keseluruhan disetiap Kabupaten/Kota akan mengeluarkan masing-masing perwakilan Juara untuk di pertandingkan lagi ditingkat Provinsi Kalsel sebelum nantinya mewakili Kalsel diajang Nasional.
“PSSI Kalsel akan menurunkan tim scouting di babak penentuan juara grup. tim scouting adalah pelatih di Kalsel yang sudah ada lisensi kepelatihan minimal C AFC,” pungkasnya. (fachrul)
Editor: Abadi





