Upik Indoor Futsal Kembali Beroperasi dengan Standar Protokol Kesehatan

Salah satu pemain Futsal diperiksa suhu tubuh saat mau masuk Upik Indoor Futsal. (istimewa)
Salah satu pemain Futsal diperiksa suhu tubuh saat mau masuk Upik Indoor Futsal. (istimewa)
BANJARMASIN, klikkalsel.com – Masuknya wabah Corona di Banjarmasin dan disikapi dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), memaksa Upik Indoor Futsal menutup usahanya selama dua bulan, terhitung sejak 25 Maret 2020 hingga 1 Juni 2020.
Namun semenjak PSBB dicabut, lapangan futsal favorit masyarakat di Jalan Pangeran Hidayatullah, Banjarmasin, Kalsel ini kembali buka untuk pelanggannya, penggila sepakbola dalam ruangan.
Baca juga : Sudah Dibersihkan, Tumpukan Material Bando dijadikan Barang Bukti
Manajer Upik Indoor Futsal, Gt. Erlangga Pratama mengatakan, setelah PSBB dicabut, Upik Indoor Futsal yang merupakan venue binaan SuperSoccer kembali beroperasi.
“Kami kembali buka setelah ada pertemuan dengan Walikota Banjarmasin, Kapolres Banjarmasin dan sejumlah pihak. Mereka memberikan banyak masukan terkait protokol kesehatan sebagai syarat agar kami bisa kembali beroperasi,” imbuh pria yang akrab disapa Angga ini, Minggu (28/6/2020).
Mengingat Banjarmasin masih dalam kondisi tanggap darurat Covid-19 dan ditandai sebagai zona merah, Upik Indoor Futsal sangat ketat dalam menerapkan protokol pencegahan Covid-19.
Yang mana, kata dia, setiap pengunjung diwajibkan mengenakan masker saat datang. Pengunjung juga wajib mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan. Selain itu, ada pemeriksaan suhu oleh petugas di pintu masuk.
“Kami berharap, dengan adanya protokol yang cukup ketat ini, para pengunjung dan pengguna Upik Indoor Futsal dapat terhindar dari penularan dan penyebaran Covid-19. Selain itu, mereka juga merasa nyaman dan tenang berolahraga di sini,” kata Angga.
Dikatakannya pula sejak dibuka Upik Indoor Futsal yang merupakan venue binaan SuperSoccer perlahan bangkit. Bahkan, kata dia, empat lapangan yang ada selalu ramai disewa pelanggan, sejak pagi hingga malam dengan tarif mulai dari Rp65 ribu hingga Rp175 ribu per jam.
Saat ini, Upik Indoor futsal juga menawarkan promo menarik berupa tarif Rp50 ribu per jam untuk sewa lapangan dari pagi hari hingga jam 3 sore.
Malahan, kata Angga, Upik Indoor Futsal sudah dipercantik. “Sebab, dalam waktu 2 bulan tidak buka kemarin, kami justru berbenah. Kami melakukan maintenance, perbaikan fasilitas, dan mengecat ulang beberapa spot yang tidak mungkin dilakukan pada saat jam operasional,” tuturnya.
Koordinator wilayah Chelsea Indonesia Supporters Club (CISC) Region Banjarmasin yang tergabung dalam SuperSoccer, Muhammad Nizwar Aprilianda mengakui Upik Indoor Futsal merupakan salah satu tempat futsal terbaik di Kota Seribu Sungai tersebut. Tak heran jika tempat ini cepat bangkit meskipun lebih dari 2 bulan tutup akibat pandemi Covid-19.
“Kami melihat Upik Indoor Futsal ini sangat serius dalam mempersiapkan diri sebelum kembali beroperasi. Protokol kesehatan sangat mereka perhatikan. Makanya sangat wajar, tempat ini kembali ramai seperti sebelum adanya virus corona,” tutur pria yang biasa disapa Uway ini.
Hal yang sama juga dirasakan Setya Wiraldi dari Arsenal Indonesia Supporters (AIS) Region Banjarmasin yang merupakan bagian dari SuperSoccer. Menurutnya, Upik Indoor Futsal merupakan tempat futsal yang cukup besar dan terkenal di Banjarmasin. Karena itulah, begitu kembali buka tempat ini langsung ramai.
“Keberadaan, AIS dan Euro Fans Club Banjarmasin yang merupakan bagian dari SuperSoccer juga cukup berperan atas kebangkitan tempat ini. Apalagi kami dan rekan-rekan dari Euro Fans Club Banjarmasiin termasuk yang cukup loyal bermain di sini,” ungkap Wira. (rils)
Editor : Akhmad