BANJARMASIN, klikkalsel.com – Belum genap 1 bulan Pemko Banjarmasin mempercantik kawasan siring Sungai Baru dengan fasilitas kursi dan Bak sampah, sudah raib digobdol maling.
Dari total 20 lebih bak sampah berbahan besi dan plat alumunium menggunakan motif khas atap rumah banjar, dua tutup bak sampah dan dilapisi plat alumunium di dalamnya sudah di gondol oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.
Padahal upaya Pemko Banjarmasin untuk mempercantik wajah kota dengan membangun siring sebagai kawasan wisata tepi sungai sudah terus dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi warga Banjarmasin.
Disampaikan salah seorang warga Sungai Baru, Muhammad Zaini, bahwa pada malam hari tanggal 3 Januari 2022, ia sudah memeriksa kondisi siring tersebut yang baru saja di pasang kursi dan bak sampah oleh Pemko Banjarmasin tersebut dan semuanya masih lengkap seperti pertama kali di pasang.
Kemudian ke esokan harinya pada pagi hari karena menurutnya ia sudah di intruksikan oleh Ketua RW setempat, ia kembali memeriksa fasilitas yang di pasang oleh pemko Banjarmasin tersebut dan keseluruhan masih dalam kondisi lengkap.
Baca juga:Â Pagar Besi Siring Jalan Jendral Sudirman Diganti dengan GRC Beton Bertulang
Baca Juga :Â Edy Mulyadi Diduga Hina Kalimantan, Borneo Law Firm Siap Dampingi Masyarakat Yang Melapor
Baca Juga :Â Video Viral Yang Diduga Menghina Kalimantan Dilaporkan ke Polda Kalsel
Namun pada siang hari ia kembali mengecek kawasan tersebut sudah terdapat dua Bak sampah yang menganga tanpa tutup seperti sebelumnya.
“Ketika melihat itu saya langsung melaporkan hal itu ke pak RW, lalu pak RW langsung menghubungi RT setempat untuk kembali mengecek,” ucapnya, (24/1/2022).
Ia menerangkan, ada puluhan bak sampah yang ada di sepanjang siring Sungai Baru. Terbagi di dua wilayah, yakni kelurahan Sungai Baru dan Pekapuran Laut.
“Dua tutup bak sampah dan lapisannya yang hilang ada di wilayah Pekapuran Laut. Lima lainnya diamankan ketua RT,” jelasnya.
“Kami belum tau siapa pelakunya. Tapi biasanya yang ngumpul-ngumpul di tempat ini warga luar pada malam hari,” sambungnya.
Selain bak sampah, percobaan pencurian diakuinya sempat terjadi pada kursi yang ada di kawasan siring.
“Kami saat memantau bak sampah, juga melihat ada beberapa baut kursi hampir lepas,” bebernya.
Kedepan, Ia menginginkan ada dibangun pos jaga di kawasan siring, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Di siring wilayah Sungai Baru satu pos, di Pekapuran Laut satu pos. Yang jaga anggota Pol PP bersama warga setempat,” harapnya.
Terpisah. Ketua RW. 1 kelurahan Sungai Baru, Pantjaguna Pangestu mengungkapkan, kejadian itu terbongkar ketika ia bersama warga lain sedang jalan-jalan di kawasan siring.
“Sekalian kita mengontrol sampai ke ujung. Walaupun itu wilayah Pekapuran Laut. Ternyata kita dapati dua bak sampah yang kunci gemboknya sudah dibuka,” ungkapnya.
“Awalnya, warga bersama-sama telah melakukan penjagaan hingga malam hari. Lalu tiga hari setelah itu, ada laporan dirusak bak sampah tapi belum sempat diambil. Ini sudah kita laporkan ke PUPR,” terangnya.
Ia mengungkapkan, setelah semua fasilitas itu diamankan dan diserahkan ke PUPR, lapisan bak sampah berbahan aluminium itu diganti dengan kantong kresek. Tanpa ada tutup bak sampah.
Senada dengan Zaini, Dirinya pun mengharapkan adanya pos jaga di kedua ujung siring untuk mengawasi kawasan siring dari tindak pencurian.
“Kalau bisa ada pos jaga dua. Selain untuk menjaga fasilitas umum, juga untuk mengatasi anak-anak tiap malam minggu yang sering ngelem dan pacaran,” tandasnya.(fachrul)
Editor : Amran





