BANJARMASIN, klikkalsel.com – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Supian HK memastikan pembahasan Perubahan APBD Kalsel 2026 antara legislatif dan eksekutif telah menemukan titik temu.
“Alhamdulillah, sudah ada kesepakatan bersama. Tidak ada yang sangat dominan, pada intinya membangun hal yang sama. Begitu juga dengan pendapat SKPD dan pihak terkait, eksekutif dan legislatif akhirnya disamakan,” ujar Supian HK usai rapat, Sabtu malam (29/8/2026).
Menurut Supian, pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan perangkat daerah berlangsung dalam suasana yang baik.
Berbagai usulan dan masukan terkait perubahan anggaran dibahas bersama untuk memastikan program yang masuk dalam Perubahan APBD 2026 benar-benar sesuai kebutuhan daerah.
“Ketemulah, cocoklah, tidak ada benang kusutnya. Demi untuk membangun Kalsel,” kata Supian.
Pembahasan tersebut mencakup sejumlah sektor penting, mulai dari pendapatan daerah, pelayanan dasar masyarakat, pembangunan infrastruktur, perlindungan sosial hingga program prioritas pemerintah daerah.
Banggar DPRD Kalsel juga menekankan agar setiap anggaran yang dialokasikan memiliki tujuan yang jelas serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Baca Juga : Stadion 17 Mei Ditinjau Jelang Championship, Wagub Kalsel: Fasilitas Disabilitas Jadi Perhatian
Baca Juga : DPRD Kalsel Tantang Mahasiswa Sama-sama Turun Padamkan Karhutla
Artinya, perubahan APBD tidak sekadar melakukan penyesuaian angka pendapatan dan belanja, tetapi harus mampu menjawab kebutuhan pembangunan Kalsel.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H Muhammad Syarifuddin mengapresiasi proses pembahasan bersama Banggar DPRD Kalsel.
“Yang jelas, seperti saya sampaikan bahwa apa yang kita ajukan, Tim Banggar DPRD Provinsi, alhamdulillah mereka bisa menyetujui apa yang kita sampaikan,” ujarnya.
Ia menyebut, komunikasi antara eksekutif dan legislatif berjalan dengan baik. Berbagai masukan yang muncul selama pembahasan dapat diselaraskan untuk menyempurnakan Perubahan APBD 2026.
“Sehingga tidak ada lagi permasalahan yang sudah kita lakukan, sehingga antara eksekutif dan legislatif sudah klop,” katanya.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, pembahasan Perubahan APBD Kalsel 2026 diharapkan mampu menghasilkan kebijakan anggaran yang tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kesamaan pandangan antara DPRD dan pemerintah daerah menjadi modal penting untuk memastikan anggaran benar-benar diarahkan bagi pembangunan Kalsel,” pungkasnya.(azka)
Editor : Akhmad






