Sepeda Listrik Tenaga Aki Digandrungi Di Banjarmasin

Sepeda listrik kini mulai trend di Kota Banjarmasin dimana penggunanya kebanyak Ibu-ibu dan anak sekolah.

BANJARMASIN, klikkalsel.com Sepeda listrik bertenaga aki baterai kini mulai digandrungi warga Banjarmasin. Moda transportasi produk impor asal Tiongkok dan lokal tersebut laris manis. Bahkan setiap harinya belasan buah terjual.

Seperti sales Toko Banjar Agung dikawasan DI Panjaitan yang mengungkapkan angka penjualan sepeda listrik tersebut sangat tinggi.

“Dalam sebulan terakhir sepuluh buah sepeda listrik mampu terjual,”katanya Sabtu (11/6/2022).

Keunggulan sepeda listrik yang menggunakan dua tenaga bisa dikayuh dan listrik membuat para pengguna lebih mudah mengoperasikan.

Sepeda listrik juga bisa dipakai untuk kegiatan rutin dengan jarak dekat serta ramah lingkungan. Sebab, dalam satu kali rechange, sepeda listrik ini bisa menempuh jarak sekitar 40 hingga 50 kilometer.

“Cukup beberapa jam change baterai kembali penuh,”ucapnya.

Senada dengan Amir sales Toko ABC dikawasan Kolonel Sugiono mengaku dalam beberapa bulan ini permintaan sepeda listrik cukup meningkat tajam di Banjarmasin.

“Apalagi sekarang tengah marak usaha penyewaan atau rental sepeda listrik, sehingga kebanyakan yang beli adalah para pemilik rental,”bebernya.

Baca Juga : Tanggapan Psikolog Fenomena Skuter dan Sepeda Listrik di Banjarmasin, Ada Dampak Kestabilan Emosi

Baca Juga : Pemko Siapkan Rapat Berkaitan Nasib Ribuan Tenaga Honorer di Banjarmasin

Untuk harga sepeda listrik Antelope City Rider dibanderol seharga Rp 5,5 juta, karena memiliki keunggulan dibanding produk sejenis. Seperti ada bagasi hingga sistem digitalisasi bagi speedmeter dan lainnya.

“Sedangkan, produk sepeda listrik  lainnya, berkisar Rp 4,9 juta. Tiap bulan pasti ada unit yang dibeli orang,” ucap Amir.

Dengan kekuatan baterai 48 volt 12 Ah, kecepatan mencapai 30-40 km/jam. Bahkan jika di-charge selama 8 jam, sepeda listrik ini bisa full dua hari untuk dipakai.

“Untuk kondisi baterai sendiri bisa bertahan sampai dua tahun,”tambahnya.

Kebanyakan produk didatangkan dari Surabaya dan Jakarta.

“Banjarmasin lagi trend sepeda listrik, tak hanya Ibu-ibu yang menggunakannya namun anak sekolahpun sering terlihat membawanya sebagai transportasi sekolah,,”pungkasnya (Azka)

Editor: Abadi