Rapid Test Pasien PDP Asal Tapin Terindikasi Positif Covid-19

Data Covid-19 tim gugus tugas Kabupaten Tapin pertanggal 4 April 2020 pukul 16.00 WITA
RANTAU, Klikkalsel.com – Sempat dinyatakan positif terpapar covid-19 melalui uji cepat Rapid Test, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kabupaten Tapin akhirnya di rujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin. Sabtu (4/4/2020) pagi.
Pasien berjenis kelamin laki-laki itu sebelumnya sempat dirawat di ruang isolasi RSUD Datu Sanggul selama satu malam, dikarenakan memiliki gejala yang mirip dengan infeksi virus corona.
Direktur RSUD Datu Sanggul, dr Milhan menerangkan, pasien tersebut sebelumnya sudah masuk daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) karena memiliki riwayat perjalanan dari luar Provinsi.
“Yang bersangkutan baru datang dari kegiatan Ijtima se Asia yang di laksanakan di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya saat di konfirmasi via telepon.
Dijelaskan, sebelum dilakukan uji cepat dengan menggunakan alat Rapid Test, pasien berusia 56 tahun tersebut sudah mengalami gejala batuk, pilek dan sedikit ada gangguan pernafasan.
“Dari dasar itulah dilakukan metode skrining awal atau uji cepat untuk mendeteksi antibodi pasien, dan hasilnya positif,” terangnya.
Meski hasil tes yang dilakukan menggunakan alat Rapid Test menunjukkan positif, namun untuk mengetahui kepastiannya masih perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan berupa swab tenggorokan, guna mendapatkan hasil yang akurat.
“Hasil tes cepat itu belum bisa jadi acuan kalau pasien positif atau tidaknya, maka dari itu kita rujuk ke RSUD Ulin untuk dilakukan swab, guna menentukan hasilnya,” tambahnya.
Pasien PDP asal Kabupaten Tapin tersebut hingga kini masih berada di RSUD Ulin Banjarmasin, untuk dilakukan perawatan intensif oleh pihak kesehatan setempat.
“Kita tunggu saja hasilnya, semoga semuannya baik-baik saja,” tutupnya.
Dari data resmi tim gugus tugas Kabupaten Tapin melalui http://ppcovid19.tapinkab.go.id/ hingga berita ini diterbitkan, di Kabupaten Tapin sendiri sudah ada tercatat sebanyak 42 ODP dan 1 orang PDP, sedangkan yang terkonfirmasi masih nihil. (reyhan)
Editor : Akhmad

Tinggalkan Balasan