PT Angkasa Pura I Bantu Budidaya Lebah Madu Milik Pemko Banjarbaru

Senior manager PT. Angkasa Pura I, Kadis Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Banjarbaru, Camat Cempaka melihat hasil lebah madu.(foto:nuha/klikkalsel)

BANJARBARU, klikkalsel – PT Angkasa Pura I Banjarbaru memiliki program membangun Banjarbaru menjadi lebih baik, salah satunya adalah program budidaya lebah madu masyarakat Cempaka bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru bertempat di wisata Rumah Pohon Beruntung Jaya, Sungai Tiung Cempaka, Kamis (28/11/2019).

Dalam acara tersebut, hadir pula Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Banjarbaru M Rustam, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Banjarbaru, Camat Cempaka Agus Fahlupi, dan Senior Manager PT. Angkasa Pura I Banjarbaru Alfasyah.

Sebanyak 15 peserta mengikuti pelatihan budidaya lebah madu tersebut, terdiri 10 masyarakat Banjarbaru dan 5 orang lainnya merupakan titipan dari Corporate Sosial Responsibility (CSR) dibawah PT Angkasa Pura I Banjarbaru.

Alfasyah mengatakan, kegiatan pelatihan tersebut merupakan program yang sudah direncanakan PT Angkasa Pura I Banjarbaru. Ia bercerita, beberapa waktu lalu pihaknya berdiskusi tentang budidaya lebah madu bersama rekan yang telah sukses dalam usaha itu.

“Kemarin kita kedatangan teman dari Palangkaraya, beliau telah sukses budidaya lebah madu. Lalu dari Dinas Perdagangan menyampaikan maksud dan tujuan itu, dan disambut baik Pak Walikota,” ucapnya.

Kemudian, Alfasyah meminta CSR membuat konsep dan proposal dengan maksud untuk memberikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat, agar mereka memiliki alternatif mendapat penghasilan lain selain kegiatan sehari-hari.

Ia berharap, dari 15 peserta ini mampu mengoptimalkan ilmu pelatihan agar budidaya berhasil, dan bisa menghasilkan sesuatu sehingga budidaya lebah menjadi salah satu objek wisata di Kota Banjarbaru.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Banjarbaru M Rustam mengatakan, belajar dari pengalamannya pernah gagal dalam budidaya lebah untuk menambah jumlah makanan lebah.

“Dulu di Landasan Ulin ternyata gagal karena berharap pada satu jenis tanaman yaitu pohon galam, ternyata tidak sepanjang tahun berbunga, makanya kami mengatakan pengalaman kami agar masyarakat banyak menambah tanaman yang menghasilkan kembang atau bunga,” ujarnya.

Camat Cempaka Agus Fahlupi sangat mengapresiasi program itu, “Alhamdulillah kita sangat mendukung sekali dan tahap awal nanti satu rumah lebah untuk dua orang. Semoga ini berkelanjutan, apabila berhasil akan kita tambah lagi melalui dana kelurahan,” katanya. (nuha)

Editor : Akhmad