Posting Foto Amplop di Kaos Paslon Anwar, Pemilik Akun Iriel Emha Dipolisikan

Tim Pemenangan Paslon Anwar saat menggelar jumpa pers. (istimewa)

BANJARMASIN, klikkalsel – Tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Nomor urut 3 H Anang Syakhfiani-H Mawardi (Anwar) melaporkan pemilik akun Facebook (FB) Iriel Emha ke Polres Tabalong.

 

Tim Pemenangan Paslon Anwar saat menggelar jumpa pers. (istimewa)

Itu menyusul karena terlapor memposting kaos bergambar pasangan Anwar dengan amplop putih di atasnya menggunakan FB.

Selain itu, akun tersebut memposting tulisan “Segala cara dihalalkan untuk mempertahankan kekuasaan. Ya Allah ya rabb bukakan mata hati rakyat TABALONG untuk MENCOBLOS NO.4 AAMIEN”.

Facebook

“Kami menganggap terlapor sudah memfitnah dan mencemarkan nama baik pasangan Anwar dengan nada hasutan yang mengandung ujaran kebencian, agar masyarakat terhasut dan benci dengan paslon nomor urut 3,” ujar Ketua tim pemenangan Anwar, H Mardani dalam jumpa pers di Center Anwar, Rabu (23/5/2018).

H Mardani menegaskan bahwa tim relawan Anwar atau pun tim lainnya tidak pernah  membagikan uang atau barang selain alat peraga kepada masyarakat.

Ia menyatakan, Tim Pemenangan Paslon Anwar Bidang Hukum dan Advokasi, Akhmad Helmi, pihaknya sebelumnya sudah melaporkan akun tersebut ke Panwaslu Kabupaten Tabalong

Namun, dari hasil rekomendasi Panwaslu disarankan untuk melaporkan ke Kepolisian Resort (Polres) Tabalong karena memenuhi unsur dugaan tindak pidana umum tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Pihak Bawaslu Tabalong menyarankan kami agar melaporkannya ke Polisi. Sebab akun tersebut bukan merupakan akun resmi yang didaftarkan ke KPU Tabalong, makanya kami lapor ke Polisi,” kata Helmi.

H Anang Syakhfiani di lain kesempatan menjelaskan kepada wartawan, banyak berita hoax yang sengaja dibuat bersifat merugikan dirinya. Seperti tudingan paslon nomor urut 3 melakukan pembagian sembako dengan foto di dalamnya.

Ia menegaskan, tim pemenangan nomor urut 3 tidak pernah membagi-bagikan sembako apalagi uang. Dan timnya sangat mematuhi aturan dan tidak akan menabrak aturan itu.

Tidak hanya itu, Ia juga mengatakan ada berita hoax yang menyebutkan bahwa kampaye Paslon 3 ditolak oleh masyarakat.

“Justru kami kewalahan memenuhi undangan masyarakat untuk hadir dalam kampaye dan safari Ramadhan, dan jadwal itu sangat padat,” pungkas Anang. (david)

 

Editor : Farid