Alpiya Rakhman Siap Tindaklanjuti Aspirasi Warga Kotabaru dan Tanah Bumbu

Wakil Ketua Alpiya Rakhman saat melakukan kegiatan penyampian aspirasi

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Fraksi Partai Gerindra, Alpiya Rakhman, menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel VI meliputi Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu.

Kegiatan reses yang berlangsung pada 13 hingga 20 Mei 2026 itu dimanfaatkan Alpiya untuk berdialog langsung dengan masyarakat di sejumlah titik kunjungan. Aspirasi yang diterima pun beragam, mulai dari persoalan infrastruktur, pendidikan, pertanian hingga penerangan jalan umum.

“Kegiatan reses ini menjadi momentum memperkuat komunikasi dua arah dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung,” ujar Alpiya, Jumat (15/5/2026).

Dalam dialog bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda hingga kelompok masyarakat lainnya, warga mengusulkan pembangunan sarana olahraga serta pemanfaatan lahan milik pemerintah provinsi guna mendukung fasilitas pendidikan melalui pengajuan proposal.

Baca Juga : BEM Se-Kalsel Demo Soal Pendidikan, DPRD Akui Kalsel Kekurangan Guru

Baca Juga :DPRD Pulang Pisau Sambangi DPRD Kalsel, Bahas Penguatan Fungsi Kedewanan

Tak hanya itu, masyarakat juga meminta perhatian terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tidak mengalami putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Alpiya mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan instansi terkait agar kebutuhan masyarakat dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang ada.

Selain itu, warga juga menyampaikan kebutuhan alat dan bantuan pertanian, perbaikan infrastruktur jalan, hingga hibah untuk majelis taklim dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Salah satu persoalan yang paling banyak dikeluhkan masyarakat, khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu, adalah banyaknya lampu penerangan jalan umum (PJU) yang padam. Dalam reses tersebut, tercatat sekitar 2.000 titik lampu jalan dilaporkan tidak berfungsi.

Menurut Alpiya, persoalan tersebut harus segera mendapat perhatian karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan masyarakat saat beraktivitas di malam hari.

“Kami akan memaksimalkan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu agar lampu penerangan jalan yang padam bisa segera diperbaiki dan kembali menyala demi kenyamanan serta keselamatan masyarakat,” pungkas Alpiya. (azka)

Editor : Akhmad