Peduli Palu dan Donggala Meluas

Warga Mulyoharjo, yang tepat berada di perbatasan Kotabaru - Paser juga menggalang dana sebagai bentuk kepedulian untuk korban gempa, dan tsunami Palu, dan Donggala, Sulteng. (foto : duki/klikkalsel)

KOTABARU, klikkalsel – Aksi solidaritas dan peduali masyarakat Kotabaru tidak hanya bergulir kawasan perkotaan. Masyarakat pelosok hingga yang mukim di kawasan perbatasan seperti mereka yang mukim di Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pamukan Utara yang berbatasan langsung dengan kabupaten Paser, Kalimantan Timur juga peduli atas bencana Donggala dan Palu.

Sangking antusiasnya, panitia tidak hanya berhasil mengumpulkan dana Rp11 juta lebih. Namun, warga juga menyumbangkan sembako, dan pakaian untuk korban gempa, dan tsunami.

Kades Mulyoharjo, Rahmad S Pd, mengatakan bahwa, dukungan masyarakat atas aksi penggalangan dana untuk Palu, dan Dongala sangat baik.

“Alhamdulillah, meski kami termasuk warga pelosok, dan perbatasan, namun semangat kebersamaannya cukup baik. Terbukti, saat kami bergerak, hampir seluruh warga membantu, dan menyumbang,” ujar Rahmad.

Sementara, hasil belasan juta rupiah, ditambah sembako, dan pakaian langsung disalurkan Pemdes Mulyoharjo, dan disambut langsung oleh camat Pamukan Utara, Wahyudin S Sos, selaku panita penggalangan dana di kecamatan. (duki)

Editor : Elo Syarif