BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pembangunan jembatan sementara di kawasan Mantuil, Banjarmasin, mulai dikerjakan pada Senin (31/8/2026), menyusul ambruknya Jembatan Mantuil sehari sebelumnya.
Sejumlah alat berat dan material konstruksi telah didatangkan ke lokasi untuk mempercepat pembangunan akses darurat tersebut.
Proses pengerjaan dilakukan dengan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin serta mendapat bantuan dari pihak TNI.
Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Kota Banjarmasin, Kartika Estaurina mengatakan, seluruh persiapan untuk pembangunan jembatan sementara telah dilakukan sejak pagi.
“Mulai hari ini, dari pihak TNI membantu kita. Material sudah datang, kami juga bantu alat crane dan exa sudah siap untuk membangun jembatan sementara,” ujar Kabid Jalan dan Jembatan PUPR Kota Banjarmasin, Kartika Estaurina.
Pembangunan akses sementara tersebut dikebut agar aktivitas masyarakat yang sebelumnya terganggu akibat putusnya jalur penghubung dapat segera kembali berjalan.
Baca Juga : 12 RT Terganggu Akibat Jembatan Saka Harang Ambruk, Perahu Penyeberangan Alternatif Sementara Disediakan
Baca Juga : Ambruk Termakan Usia, Jembatan Saka Harang Akan Dibangun Ulang 2027
PUPR menargetkan pengerjaan dapat diselesaikan secepat mungkin. Jika seluruh proses berjalan lancar, jembatan sementara diharapkan sudah bisa digunakan pada Selasa (1/9/2026).
“Untuk pengerjaan diperkirakan hari ini dimaksimalkan selesai, jadi esok sudah bisa digunakan. Maksimalnya dua hari,” jelas Kartika.
Jembatan sementara yang dibangun nantinya memiliki keterbatasan kapasitas. Pemerintah hanya mengizinkan kendaraan ringan, termasuk sepeda motor dan kendaraan roda empat berukuran sedang, untuk melintasi jembatan tersebut.
Sementara kendaraan besar, terutama truk dengan muatan berat, belum diperbolehkan menggunakan akses sementara tersebut.
Pembangunan jembatan darurat ini menjadi solusi sementara setelah Jembatan Mantuil ambruk pada Minggu (30/8/2026), usai dilintasi truk bermuatan.
Dengan segera dibukanya kembali akses tersebut, mobilitas warga Mantuil dan kawasan sekitarnya diharapkan tidak lagi terhambat, meski penggunaan jembatan sementara tetap dibatasi. (airlangga)
Editor: Abadi






