BANJARMASIN, klikkalsel.com – Akses warga Kelurahan Mantuil, terganggu akibat ambruknya Jembatan Saka Harang yang menjadi salah satu penyeberangan utama warga setempat.
Menerima informasi ambruknya jembatan tersebut, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, langsung mendatangi lokasi tersebut bersama Dandim 1007/Banjarmasin, Kolonel Czi Slamet Riyadi dan Komandan Denzipur 8/Gawi Manuntung, Kapten Czi Try Aviyananto Wirawan untuk meninjau kondisi tersebut.
Penanganan sementara yang rencananya dilakukan yakni memobilisasi jembatan Bailey ke lokasi agar akses warga bisa segera pulih kembali.
Yamin mengatakan, jembatan Bailey akan dimobilisasi menuju lokasi pada Minggu sore atau malam untuk segera dirakit dan dipasang. Jembatan sementara tersebut dapat digunakan sepeda motor dan mobil kecil, sedangkan kendaraan berat seperti truk tidak diperbolehkan melintas.
Ia berharap proses mobilisasi dan pemasangan dapat dilakukan secepatnya sehingga akses warga kembali terbuka.
“Mudah-mudahan barang-barangnya sudah sampai dan dirakit, agar akses untuk aktivitas warga bisa kembali normal,” katanya.
Menurutnya, Jembatan Mantuil merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat di kawasan tersebut. Ambruknya jembatan berdampak terhadap warga yang selama ini menggunakan akses tersebut dalam aktivitas sehari-hari.
“Ada sekitar dua belas RT yang sementara tidak bisa mengakses daerah ini. Kami akan berusaha mencari solusi. Dengan jembatan ini setidaknya masyarakat bisa kembali beraktivitas,” tuturnya.
Baca Juga : Ambruk Termakan Usia, Jembatan Saka Harang Akan Dibangun Ulang 2027
Baca Juga : Jembatan Mantuil Ambruk, Polresta Banjarmasin Siapkan Perahu Penyeberangan Orang dan Roda Dua Gratis
Penyiapan jembatan Bailey dilakukan melalui koordinasi Pemerintah Kota Banjarmasin dengan jajaran TNI. Yamin menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Pangdam XII/Tambun Bungai, atas dukungan peminjaman jembatan Bailey untuk membantu pemulihan akses warga.
Yamin menegaskan, jembatan Bailey merupakan solusi sementara. Pemko Banjarmasin akan melakukan penanganan lanjutan terhadap Jembatan Mantuil dengan mempertimbangkan hasil pemeriksaan dan kajian teknis.
Ia juga meminta kondisi jembatan-jembatan yang berada di Kota Banjarmasin menjadi perhatian, terutama jembatan yang telah lama digunakan masyarakat dan memiliki fungsi penting sebagai akses warga.
“Ini menjadi salah satu pelajaran bagi kita. Pemerintah daerah juga harus memberikan perhatian terhadap kondisi jembatan yang ada di Kota Banjarmasin,” jelasnya.
“Harus benar-benar dicek dan diperhatikan, apalagi jembatan ini sudah digunakan masyarakat cukup lama,” sambungnya.
Annisa salah seorang warga setempat mengatakan bahwa jembatan yang ambruk ini merupakan salah satu akses terdekat warga.
“Memang ada akses jalan lain, tetapi memutar cukup jauh,” katanya.
Untuk sementara ini ia bersama warga lain yang ingin menyeberang terpaksa memanfaatkan perahu yang disediakan oleh Pemerintah, TNI dan Polri. Khususnya untuk sekolah anak-anak dan bekerja.
“Perahu penyeberangan ada disediakan, karena sungai tidak terlalu lebar jadi menyeberang ya pakai perahu saja,” pungkasnya.(fachrul)
Editor: Amran






