HST  

Pasar Barabai Semrawut, Yazid Fahmi : Sesegeranya jadi Atensi Pemerintah

Yazid Fahmi AS anggota komisi II DPRD HST, kepada media. (foto : dayat/klikkalsel.com)

BARABAI, klikkalsel.com – Semrawutnya kondisi Pasar Keramat Barabai menjadi sebuah kenyataan yang dihadapi oleh para pedagang serta pengunjung setempat selama bertahun-tahun.

Para pedagang pun perlahan angkat kaki dari lapak-lapak pasar tersebut. Walaupun sebagian kecil masih mencoba bertahan pada kondisi yang makin kumuh dan sepi.

Terkait kondisi pasar itu, Anggota DPRD Kabupaten HST Yazid Fahmi AS menyatakan, pasar itu memang sudah sangat memprihatinkan dan harus sesegeranya jadi atensi pemerintah.

“Tidak ada kata nanti lagi, sebab kondisinya boleh dikatakan sudah tidak layak,” kata anggota Komisi II DPRD HST ini, Jum’at (8/4/2022).

Terkait keluhan para pedagang, dirinya sebagai wakil rakyat sangat memahami dan setiap kali pembahasan dengan dinas terkait, hal ini selalu menjadi perhatian khusus.

Kemudian, untuk tahun ini rencananya akan ada kegiatan renovasi di beberapa titik pada kawasan pasar tersebut, yakni membuat jalan akses sekeliking pasar, guna memudahkan transaksi jual beli, perbaikan drainase, serta sumur pompa untuk mengatasi kondisi buangan saluran di kawasan pasar.

Baca Juga : Kawasan Pasar Keramat Barabai Tak Diperhatikan dan Semakin Semrawut

Baca Juga : Sejumlah Pedagang Pasar Ramadhan Barabai Mulai Berjualan

“Mudahan bisa dengan segera proses lelang terkait kegiatan tersebut,” tambahnya.

Di samping itu, pihaknya menghendaki jangan sampai pemerintah daerah terkesan abai dengan kondisi pasar saat ini. Sebab, ia yakin pemerintah sudah sangat memahami kondisi tersebut, termasuk aspal di kawasan pasar yang sudah sangat layak untuk dilakukan pengaspalan baru.

Lebih dari itu, Yazid mengatakan, sepakat dengan para pedagang, yakni dengan retribusi pasar yang dipungut dari pedagang, tentu kewajiban pemerintah adalah memastikan sarana yang ada layak dan nyaman.

“Mudahan dengan selalu kami ingatkan bisa menjadi perhatian yang serius pemerintah,” tambahnya.

Pihaknya juga akan selalu membantu pemerintah untuk memperjuangkan anggaran dari pusat. Sebab, pihaknya sangat menyadari melakukan pembenahan di kawasan pasar pasti akan banyak menyedot anggaran yang kalau hanya bertumpu pada APBD Kabupaten tentu akan sulit direalisasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan HST H Syahruli saat ingin ditemui media ini tidak ada di kantornya. Begitupula saat ingin dikonfirmasi media ini melalui telepon dan pesan whatsaap sejak Kamis (7/4/2022) siang, hingga berita ini dilayangkan Jum’at (8/4/2022) masih belum ada balasan. (dayat)

Editor : Farid