Kasus Warga Kalsel Positif Covid-19, Terjangkit dari Luar Pulau

Juru bicara Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian, dan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Selatan, M Muslim.
BANJARMASIN, klikkalsel.com – Gugus Tugas Pencegahan, Pengedalian, dan Penanganan (P3) Covid-19 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menulusuri muasal penyebaran virus corona di Bumi Lambung Mangkurat. Ada enam dari delapan orang yang terkonfirmasi positif, memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah.
Juru bicara Gugus Tugas P3 Pemprov Kalsel M Muslim menerangkan, hasil human tracking atau riwayat perjalanan enam orang tersebut terpapar akibat klaster tempat sebaran virus dari luar Kalsel. Rata-rata mereka terpapar pasca mengikuti kegiatan di luar daerah.
Ulin 1, pria 46 tahun asal Banjarmasin. Dia memiliki riwayat perjalanan dari Malang Pulau Jawa dan Bali. Demikian pula dengan Ulin 9, 10, 11, 13 dan 15 yang saat ini tengah dirawat di ruang isolasi RSUD Ulin Banjarmasin.
“Sebagian besar infeksi dari imported case atau didapat ketika pasien tersebut jalan-jalan,” terang Muslim, di Commad Center Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, Jumat (3/4/2020).
Selanjutnya, Ulin 9 wanita berusia 50 tahun rujukan Kabupaten Banjar yang diketahui memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya. Begitu pula Ulin 10 laki-laki berusia 45 tahun rujukan Kabupaten Banjar sama memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya.
Riwayat perjalanan dari Surabaya juga dilakukan oleh Ulin 13, pria asal Kabupaten Tabalong berusia 21 tahun. Sementara, Ulin 11 pria asal Banjarmasin berusia 56 tahun dan Ulin 15 yang juga seorang pria berusia 41 tahun asal Kabupaten Banjar, hingga saat ini dilakukan upaya penyelidikan dan analisis secara sistematis atau survilans epidemiologi.
Sementara itu, dua warga Banjarmasin yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa ada riwayat perlajanan luar daerah yang terjangkit. Keduanya diberi kode Kontak 1 (K1) perempuan usia 40 tahun dan K2 pria berusia 21 tahun, mereka diketahui ada kontak dengan pasien Ulin 1.
Baca juga : 4 PDP Dinyatakan Negatif, 1 PDP Lainya Meninggal Dunia
Sementara, untuk dua orang terkonfirmasi positif yang hanya melakukan isolasi mandiri di rumah yakni K1 dan K2 terus dilakukan pengawasan oleh tim medis selama 14 hari masa inkubasi. Muslim menyatakan, K1 dan K2 ini tak mengalami gejala medis, yakni orang tanpa gejala (OTG). Sehingga hanya dilakukan perawatan di rumah.
“Meski hanya isolasi di rumah tetapi tentu saja ini dalam pengawasan tenaga kesehatan dilakukan oleh petugas kesehatan Saat ini kondisinya betul-betul stabil,” sebutnya.
Sementara itu, Muslim mewakili Pemprov Kalsel terus mengimbau masyarakat turut serta dalam pencegahan Covid-19. Guna menekan dan memutus mata rantai wabah Covid-19. Diantaranya mengamalkan pola hidup bersih dan sehat, sosial distancing dan physical distancing.
Masyarakat juga diminta dengan sangat agar tidak bepergian ke daerah terjangkit. Sebab yang bersangkutan berpotensi terjangkit serta menjadi pembawa virus corona saat pulang ke daerah asal.(rizqon)
Editor : Amran