Harga Ayam dan Telur “Melambung” di Momen Hari Besar

Aktiviras jual beli ayam potong di Pasar Kesatrian Banjarmasin. (foto : rizqon/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Harga sejumlah bahan pokok di pasaran merangkak naik, di antaranya jenis ayam potong dan telur. Kenaikan terus meningkat, terlebih di momen hari besar keagamaan yaitu Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar umat muslim.

Harga ayam potong naik dibanding hari biasa, misalnya penjualan di Pasal Kesatrian Jalan Veteran Kelurahan Pengambangan Kecamatan Banjarmasin Timur. Ayam pedaging dihargai mulai Rp 30 ribu per kilonya, yang jika dikonversi per ekor tergantung besar kecil ayam bisa mencapai Rp 60 ribu.

Salah seorang pedagang, Ulfah mengatakan saat ini penjualan ramai, meski terjadi kenaikan harga. Lantaran bertepatan dengan momen hari besar Maulid Nabi.

“Harga mahal sekitar lebih sebulan. Harga mulai Rp 30 ribu sampai Rp 60 ribu per ekor,” terangnya, Sabtu (9/11/2019).

Sementara itu, sama halnya pada penjualan telur ayam, yang sejak sepekan terakhir mengalami kenaikan harga. Pedagang membandrol harga telur ayam Rp 21 ribu per kilogram dari harga sebelumnya berkisar Rp 19 ribu.

“Iya naik di maulid ini. Harga gak terlalu mahal masih standar. Kalau harga telur bebek masih normal harga Rp 2.000 (per butir) sampai Rp 2.500 yang paling besar,” kata H Hadran, pedagang telur di pasar Kesatrian.

Kondisi harga saat ini diprediksi para pedagang akan terus meroket hingga akhir tahun. Lantaran bertepatan dengan beberapa momentum hari besar keagamaan, misal hari Natal dan menyambut Tahun Baru. (rizqon)

Editor : Farid