BANJARMASIN, klikkalsel.com – Gubernur Kalsel, H. Muhidin mengkroscek penanganan gangguan kelistrikan yang masih terjadi di Kalsel. Dari ruang kerja Ketua DPRD Kalsel usai rapat paripurna, Muhidin melakukan video call dengan Kepala BINDA Kalsel, Brigjen Pol Sentot dan jajaran PT PLN (Persero) untuk melihat secara langsung kondisi kerusakan pembangkit listrik di PLTU Asam-asam, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (28/7/2026) siang.
Dalam komunikasi tersebut, Gubernur Muhidin memperoleh penjelasan bahwa proses perbaikan masih berlangsung di sejumlah unit pembangkit yang mengalami gangguan. Berdasarkan laporan PLN, sistem kelistrikan Kalsel ditargetkan kembali beroperasi normal pada 25 Agustus 2026.
“Kita ingin memastikan langsung bagaimana kondisi di lapangan. Jangan sampai masyarakat hanya menerima informasi tanpa mengetahui proses perbaikannya,” ujarnya.
PLN menjelaskan kerusakan terjadi pada beberapa fasilitas pembangkit yang membutuhkan penggantian komponen dan proses perbaikan secara bertahap. Karena itu, selama masa pemulihan masih diberlakukan pengaturan beban agar sistem tetap stabil.
Baca Juga : Gubernur Kalsel Minta Kepastian PLN, Pemadaman Bergilir Berakhir Awal Agustus
Baca Juga : Rumah Gubernur Kalsel Ikut Padam, Muhidin Ajak Warga Kalsel Hemat Listrik 40 Persen
Muhidin meminta PLN mempercepat seluruh tahapan perbaikan agar masyarakat tidak terlalu lama terdampak pemadaman bergilir, terutama sektor pelayanan publik, pendidikan, dan pelaku usaha.
Ia juga meminta PLN terus memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat mengenai perkembangan perbaikan, sehingga warga mengetahui alasan masih terjadinya pemadaman di sejumlah wilayah.
Selain memastikan progres perbaikan, Muhidin mengimbau masyarakat untuk sementara waktu menghemat penggunaan listrik, terutama pada jam-jam beban puncak, guna membantu menjaga kestabilan sistem hingga seluruh pembangkit kembali beroperasi normal.
“Jadi mudah-mudahan kita pada akhir Agustus tuh udah normal kembali,” tandasnya.
Menurut PLN, apabila proses perbaikan berjalan sesuai rencana, seluruh sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan diproyeksikan pulih sepenuhnya pada 25 Agustus 2026, sehingga pemadaman bergilir tidak lagi diberlakukan.(rizqan)
Editor: Amran






