BANJARMASIN, klikkalsel.com – Fraksi Partai NasDem DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel memastikan APBD 2027 tidak sekadar memiliki anggaran besar, tetapi benar-benar berdampak dan dirasakan masyarakat.
Anggota Fraksi NasDem DPRD Kalsel, Harry Khairil Hadi, menegaskan setiap rupiah dalam APBD harus dialokasikan secara proporsional, efektif, efisien, dan berbasis kinerja.
Pesan tersebut disampaikan Harry saat membacakan pandangan umum Fraksi NasDem terhadap Raperda APBD Kalsel Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna DPRD Kalsel. Rabu (16/9/2026).
“APBD 2027 harus disusun secara proporsional, efektif dan efisien,” ujar Harry.
Menurutnya, besaran belanja daerah harus disesuaikan dengan kemampuan dan kepastian pendapatan daerah. Hal ini penting agar program pembangunan yang direncanakan dapat berjalan secara realistis dan memberikan hasil yang terukur.
Dalam Raperda APBD Kalsel 2027, pendapatan daerah direncanakan mencapai Rp8,003 triliun. Sedangkan belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp8,603 triliun, sehingga terdapat defisit sekitar Rp600 miliar.
Defisit tersebut direncanakan ditutup melalui penerimaan pembiayaan sebesar Rp700 miliar yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun sebelumnya.
Baca Juga : APBD 2027 Rp8 Triliun, Kesehatan-Pendidikan Diprioritaskan
Baca Juga : Pemkab Balangan Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD 2027 dengan Empat Prioritas Pembangunan
Di tengah postur anggaran tersebut, Fraksi NasDem mendorong pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap sejumlah kebutuhan strategis. Di antaranya penguatan ketahanan daerah dalam menghadapi bencana, peningkatan pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, serta kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap APBD 2027 memperkuat ketahanan daerah menghadapi bencana, pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, dan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Harry juga mengingatkan, agar penyusunan APBD memperhatikan kebijakan pemerintah pusat, perkembangan ekonomi makro, serta aspirasi masyarakat yang berkembang di daerah.
Ia menekankan, setiap alokasi anggaran harus memiliki sasaran dan manfaat yang jelas serta dapat diukur.
Dengan begitu, APBD 2027 tidak hanya menjadi dokumen perencanaan keuangan daerah, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalsel.
Fraksi NasDem berharap pembahasan RAPBD 2027 menghasilkan struktur anggaran yang sehat, realistis, serta mampu menjawab kebutuhan prioritas daerah. (azka)
Editor : Akhmad






