Edukasi Dini dan Nutrisi Seimbang, Upaya Mencegah Anak Terpapar Covid-19

Live streaming Dialog Interaktif Channel KominfoTV Amuntai (foto : istimewa)
AMUNTAI, klikkalsel.com – Perkembangan kasus virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menjadi perhatian pemerimtah setempat. Sebab kabupaten ini sempat nihil kasus dari kabupaten/kota lainnya di Kalsel.
Saat ini angka kasus virus Corona di HSU sudah diangka 56 positif. Pemerimtah daerah melakukan berbagai upaya untuk memutus penyebaran wabah asal Wuhan, China tersebut.
Upaya pencegahan kepada anak juga dilakukan dengan protokol kesehatan saat pandemi, bukan hanya untuk dipatuhi orang dewasa, namun patut juga dibiasakan kepada anak agar terhindar dari virus Corona.
“Anak-anak juga mempunyai kerentanan tertular Covid-19, jadi anak juga harus mematuhi protokol kesehatan, namun untuk ini ada tantangan tersediri untuk mematuhi protokol kesehatan karena anak-anak sedikit cerewet,” ungkap dr. I. Dewi Yunianti, Sp.A saat menjadi pembicara dalam dialog interaktif di Channel KominfoTV live streaming, Kamis (11/6/2020) kemarin malam, di Media Center Mess Negara Dhipa Amuntai.
Lebih lanjut, dr. Dewi menuturkan, selaku orang tua tentunya sudah mengenal karakter si anak, sehingga para orang tua mampu menerapkan protokol kesehatan secara edukatif.
“Misalnya memberikan pemahaman apa itu Covid-19, bagaimana penyebaran dan dampaknya terhadap kesehatan melalui gambar-gambar. Selain itu, juga bisa melalui wahana tontonan video serta animasi animasi mengenai Covid-19 bisa dilakukan,” jelas Dokter Spesialis Anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pambalah Batung Amuntai ini.
Lebih jauh, dr. Dewi meingatkan kepada orang tua untuk tidak mengikut sertakan anaknya ketika keluar rumah untuk keperluan yang tidak memberikan manfaat buat anak itu sendiri, apalagi mengajak ke Mall, kecuali melakukan imunisasi.
Menurut dr. Dewi, masker dan face shield juga boleh digunakan untuk anak, namun hanya anak yang sudah berumur 2 tahun ke atas, tentunya dengan batasan-batasan tertentu dengan harapan menghindari sentuhan langsung tangan anak ke wajahnya, karena sifat anak yang selalu aktif, disamping anak harus bisa membiasakan cuci tangan.
“Orang tua harus bisa mengedukasi anak bagaimana cuci tangan yang benar dan menjadikan aktifitas cuci tangan itu jadi kegiatan menyenangkan buat si anak, karena dengan keterbiasaan yang telah dimiliki oleh anak, memudahkan dia (anak) untuk menjalankan protokol kesehatan di masa new normal ini,” pesannya.
Sementara itu, pembicara lainnya, dr. Adelaide Sharfina menjelaskan, disaat semua orang diharuskan berada di rumah, menjadi moment penting bagi orang tua mengawasi serta memberikan asupan gizi dan nutrisi yang baik kepada anak-anaknya. Sehingga hal ini juga memberikan pengaruh untuk tumbuh kembang anak di masa pandemi ini.
“Dengan pemenuhan gizi yang seimbang, anak akan mempunyai daya tahan tubuh yang prima yang tentunya juga akan berdampak baik atau tahan terhadap Covid-19, selain dari kebiasaan-kebiasaan baik yang telah dimiliki oleh si anak tersebut,” tutupnya.(doni)
Editor : Amran

Tinggalkan Balasan