Jumat, September 17, 2021

Dinkes Belum Rekomendasikan Sekolah Tingkat SD ke Bawah Belajar Tatap Muka

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin menggelar rapat bersama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, guna membahas teknis pembelajaran tatap muka di masa Pandemi Covid-19.

Dari hasil rapat tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Dr Machli Riyadi menyampaikan bahwa, pihaknya masih belum mengeluarkan izin terkait pembelajaran tatap muka.

Menurutnya untuk pembelajaran tatap muka tersebut, hanya untuk tingkat SMP yang akan diberikan rekomendasi pembelajaran tatap muka, selagi sekolah tersebut menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Saat ini kita tidak memberikan Izin, kita hanya membahas langkah dan persiapannya saja. Sedangkan untuk sekolah yang direkomendasikan yakni hanya untuk tingkat SMP saja untuk tingkat SD ke bawah kita tidak merekomendasikan,” ujarnya Jumat (23/10/2020).

Machli juga mengungkapkan, sekolah yang akan mendapatkan rekomendasi adalah sekolah yang memang sudah siap untuk melakukan pembelajaran tatap muka.

Pihaknya juga mendesak agar sekolah menyediakan tempat cuci tangan yang banyak, apabila ingin melaksanakan pembelajaran tatap muka.

“Kita meminta tempat cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, kita tidak merekomendasikan hand sanitizer,” ujar Machli.

Ia juga meminta agar antara guru dengan murid, atau sesama murid tidak ada kontak fisik, agar menghindari terjadi penularan di kawasan sekolah.

“Untuk sementara, tidak ada sentuhan fisik baik guru dengan murid atau sesama murid, dan murid dilarang mencium tangan guru,” paparnya.

“Pada saat proses belajar mengajar, murid dan guru harus menggunakan Masker, tapi tentunya harus ada simulasi terlebih dahulu,” lanjutnya.

Dalam pembelajaran tatap muka itu nanti, akan ada sejumlah ketentuan yang harus diikuti, seperti jarak duduk murid minimal 1 meter, dan kapasitas kelas tidak boleh penuh.

“Kapasitasnya hanya 50 persen dari jumlah kapasitas sebenarnya, dan nanti pembelajaran juga dibagi per shift,” jelasnya.

Sedangkan untuk memberikan rekomendasi pembelajaran tatap muka. Apakah sejumlah ketentuan yang dimaksudkan tersebut sudah dijalankan atau tidak, dalam waktu dekat, Dinkes akan melakukan visitasi ke sejumlah sekolah.

“Nanti kita akan visitasi dulu, sebelum benar-benar mengeluarkan izin,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, menyampaikan bahwa Disdik tidak menunjuk sekolah mana yang akan melakukan pembelajaran tatap muka, melainkan, sekolah yang merekomendasikan kesiapannya untuk melakukan pembelajaran tatap muka.

“Kita tidak menunjuk sekolah, tetapi sekolah yang meminta izin kepada kita, dengan syarat-syarat yang ditentukan tadi,” pungkasnya.(fachrul)

Editor : Amran

Related Articles

terbaru

TOPIK POPULER

IKUTI KAMI

1,763FansSuka
26,867PengikutMengikuti
582PelangganBerlangganan