Baru 63,17 Persen, BPKPAD Masih Kejar Target PAD Yang Belum Terpenuhi

Kepala BPKPAD, Edy Wibowo

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Target Pendapatan Aset Daerah (PAD) Kota Banjarmasin, masih berada dikisaran 63,18 persen dari total target Rp 560 miliar pada tahun 2023 ini.

Sehingga Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Banjarmasin masih melakukan percepatan untuk memenuhi target capaian PAD tersebut.

Kepala BPKPAD Banjarmasin, Edy Wibowo, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pecepatan ke beberapa sektor, agar bisa mencapai target PAD.

“Kita akan kejar mulai dari retribusi parkir, Penerangan Jalan Umum (PJU), relklame dan retribusi sampah,” ucapnya.

Edy menyampaikan bahwa sektor tersebut masih banyak terdapat potensi yang bisa dimaksimalkan, seperti retribusi parkir misalnya.

Meskipun ada pengurangan penarikan retribusi yang bisa dilakukan, dari 30 persen menjadi hanya 10 persen. Dirinya tetap akan mencoba memaksimalkan serapan PAD dari situ.

“Otomatiskan kita harus melakukan langkah-langkah kedepannya, supaya bisa lebih optimal lagi. Yang pasti kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak lain, untuk bisa memaksimalkan ini dari pengoptimalan kantong-kantong parkir misalnya,” tuturnya.

Baca Juga : Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Gang 20 Banjarmasin

Baca Juga : Skema Pengelolaan E-Parkir Dorong Peningkatan PAD di Banjarmasin

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa dirinya juga akan mencoba berkoordinasi dengan DLH bersama dengan PTAM dan perbankan. Ini terkait dengan retribusi sampah.

“Karena ada pembayaran yang lewat sistem, itu tidak tercatat retribusi sampahnya,” bebernya.

Menurutnya setiap pembayaran PTAM yang dilakukan, itu biasanya sudah termasuk dengan pembayaran retribusi sampah atau kebersihan.

Selanjutnya, untuk potensi pajak dari PJU, Edy juga menginginkan agar bisa dilakukan pendataan ulang seberapa banyak jumlahnya.

“Antara Dishub dan PLN harus melakukan pendataan ulang, mengingat saat ini juga sudah ada beberapa komplek dan perumahan baru. Ini adalah potensi untuk meningkatkan PAD kita,” harapnya.

Sementara terkait dengan reklame, yang mana masih ada potensi yang besar. Ditahun depan pun pihaknya akan melakukan pendataan sekaligus untuk melakukan pembenahan.

“Mudah-mudahan dari potensi reklame parkir, kemudian PJU dan retribusi sampah, ini bisa menambah PAD kita. Maka dari itu kepada rekan-rekan SKPD lain, kami minta untuk bisa saling bekerja sama,” terangnya

“Ini memang tugas berat, namun insyaallah dengan dukungan seluruh pihak ini dapat terlaksana,” pungkasnya.(fachrul)

Editor : Amran