Firman Yusi Ajak Petani Aktualisasikan Nilai Pancasila

Firman Yusi Anggota DPRD Kalsel saat kegiatan Sosmed di Tabalong

TABALONG, klikkalsel.com – Nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dipahami sebagai konsep, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pesan itu disampaikan Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) sekaligus Anggota Komisi II, Firman Yusi, SP, saat menggelar Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-nilai Ideologi Pancasila bersama Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Tabalong.

Kegiatan yang dirangkai dengan peringatan Hari Krida Pertanian dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu dihadiri Bupati Tabalong H. Noor Rifani, jajaran pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta para petani.

Dalam sosialisasi tersebut, Firman menekankan, sektor pertanian merupakan ruang strategis untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, terutama semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan tanggung jawab menjaga lingkungan.

“Petani bukan hanya menjaga ketahanan pangan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian alam. Karena itu, semangat Pancasila harus tercermin dalam cara kita mengelola sumber daya alam secara bijaksana dan berkelanjutan,” ujar Firman.

Baca Juga : Tiga Mantri BRI Kuin Alalak Banjarmasin Dituntut 4,6 Tahun Dalam Kasus Korupsi Rp4,7 Miliar

Baca Juga : Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel: Perkuat Sinergi, Menjaga Stabilitas, dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penanaman 250 bibit pohon yang disebar di seluruh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) se-Kabupaten Tabalong. Bibit pohon merupakan bantuan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai dukungan terhadap gerakan penghijauan dan pelestarian lingkungan.

Firman bersama Bupati Tabalong Noor Rifani turut menanam pohon sebagai simbol komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong terwujudnya pertanian yang berkelanjutan.

Menurut Firman, kolaborasi antara KTNA, Pemerintah Kabupaten Tabalong, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, serta berbagai pihak menjadi modal penting dalam membangun sektor pertanian yang produktif sekaligus ramah lingkungan.

Ia berharap, gerakan penghijauan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan terus berlanjut melalui perawatan pohon agar mampu menjaga ketersediaan sumber air, memperbaiki kualitas lingkungan, dan menopang keberlanjutan sektor pertanian.

Firman juga mengajak petani dan nelayan untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui kerja keras, gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan.

“Ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Dengan menjaga alam, kita juga sedang menjaga masa depan pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(adv DPRD Kalsel)

Editor : Akhmad