Mahasiswa Cari 11 Anggota DPR RI Dapil Kalsel, Gelar Aksi Tabur Bunga di Depan DPRD

Ketua DPRD Kalimantan Selatan H Supian HK saat ikut aksi simbolik tabur bunga bersama massa aksi unjuk rasa

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam BEM se-Kalimantan Selatan kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kalimantan Selatan, Senin (15/6/2026).

Dalam aksi tersebut, massa tidak hanya menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, tetapi juga melakukan aksi simbolik berupa tabur bunga sebagai bentuk protes terhadap ketidakhadiran anggota DPR RI daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Selatan.

Koordinator aksi, Ahmad Munawir Sazali, mengatakan terdapat empat tuntutan utama yang dibawa mahasiswa dalam aksi tersebut.

Pertama, mahasiswa mendesak adanya evaluasi total terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut harus dijalankan secara transparan dan akuntabel, serta perlu dikaji ulang pelaksanaannya, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Kami menginginkan adanya evaluasi total menyeluruh terkait MBG, khususnya bagaimana transparansi dan akuntabilitas program tersebut. Termasuk bagaimana penerapannya di wilayah 3T,” ujarnya.

Tuntutan kedua berkaitan dengan harga bahan bakar minyak (BBM). Mahasiswa meminta pemerintah pusat mengambil langkah untuk menstabilkan harga BBM agar sesuai dengan kondisi perekonomian masyarakat saat ini.

Baca Juga : DPRD Kalsel Janji Antar Tuntutan Mahasiswa ke DPR RI, Isu BBM hingga Pendidikan Jadi Sorotan

Baca Juga : SPBU Pramuka Jual Pertalite Diluar Jam Operasional dan Di Atas Harga Normal, Lima Pegawai Ditetapkan Tersangka

Selain itu, massa aksi juga mendesak pemerintah pusat melakukan reformasi di tubuh Polri serta mencabut sejumlah regulasi yang dinilai perlu dievaluasi.

“Yang ketiga, kami mendesak pemerintah pusat melakukan reformasi Polri. Kemudian yang keempat, kami meminta pemerintah memprioritaskan kesejahteraan pendidikan, khususnya di wilayah 3T,” katanya.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa juga menyoroti absennya 11 anggota DPR RI dapil Kalimantan Selatan yang dinilai tidak hadir untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat dan mahasiswa.

Sebagai bentuk sindiran, massa membawa flyer bergambar 11 anggota DPR RI dapil Kalsel dan menggelar aksi simbolik tabur bunga yang turut diikuti Ketua DPRD Kalimantan Selatan, H Supian HK.

“Hari ini DPR RI dapil Kalimantan Selatan tidak berhadir. Karena itu kami melakukan aksi simbolik dengan membawa flyer dan menabur bunga atas ‘meninggalnya’ 11 anggota DPR RI dapil Kalimantan Selatan. Artinya, sampai hari ini kami masih mencari mereka agar hadir mendengarkan keresahan mahasiswa dan masyarakat Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Meski demikian, mahasiswa mengapresiasi kehadiran Ketua DPRD Kalsel H Supian HK yang bersedia berdialog dengan massa aksi. Mereka berharap aspirasi yang disampaikan dapat diteruskan kepada pemerintah pusat dan para wakil rakyat di Senayan.

Dalam dialog tersebut, H Supian HK berjanji akan membawa tuntutan mahasiswa kepada anggota DPR RI di Jakarta. Massa aksi pun menerima komitmen tersebut dan menunggu tindak lanjutnya.

“Harapan kami tentu 11 anggota DPR RI dapil Kalimantan Selatan bisa hadir dan mendengarkan langsung keresahan masyarakat. Hari ini kami sudah berdialog dengan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dan kami menunggu tindak lanjut dari tuntutan yang telah disampaikan,” imbuhnya.

Sebelumnya, massa aksi juga mendapatkan surat dari perwakilan anggota DPR RI dapil Kalimantan Selatan yang menjelaskan tidak bisa berhadir. Namun, massa aksi tidak menerima alasan tersebut dan menyatakan mosi tidak percaya. (airlangga)

Editor: Abadi