TANJUNG, klikkalsel.com – Suasana Desa Warukin RT 10, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, terasa berbeda dari biasanya. Warga dikejutkan dengan penemuan seorang perempuan yang telah meninggal dunia di dalam rumahnya setelah mencium aroma tidak sedap, Sabtu (6/6/2026) malam.
Korban diketahui bernama Eka Dianti (32), warga Pakapuran, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Jenazah ditemukan di dalam kamar sebuah rumah yang berlokasi di Desa Warukin setelah warga mencium aroma tidak sedap yang berasal dari rumah tersebut.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo menjelaskan, penemuan jenazah tersebut bermula ketika seorang warga yang tinggal di sebelah rumah korban mencium aroma tidak sedap sejak Sabtu pagi.
“Warga pun merasa curiga karena penghuni rumah sudah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya. Warga kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada Ketua RT setempat. Setelah menerima laporan, Ketua RT segera menghubungi Polsek Tanta untuk menindaklanjuti informasi tersebut,” ujar Heri, Minggu (7/6/2026).
Sekitar pukul 20.00 Wita, personel Polsek Tanta yang dipimpin oleh Kapolsek Ipda Aris Sufariadi, bersama perangkat desa mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan. Saat itu rumah dalam keadaan terkunci menggunakan gembok dari luar.
Baca Juga : Bocah 13 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Persawahan Banua Lawas
Baca Juga : Mantan Kades di Kabupaten Banjar Terdakwa Korupsi Rp1,4 Miliar Lepas dari Vonis Karena Meninggal Dunia
Setelah pintu dibuka, petugas menemukan seorang perempuan telah meninggal dunia di dalam kamar rumah tersebut. Selanjutnya, lokasi kejadian segera diamankan dan dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Inafis Satreskrim Polres Tabalong yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Akp Danang Eko Prasetyo, kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari lokasi ditemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut, di antaranya dua unit telepon genggam, kartu identitas korban, kartu identitas seorang laki-laki, pecahan kumpang parang, jepitan rambut rusak, serta kabel yang terputus.
“Berdasarkan keterangan saksi, rumah tersebut selama ini ditempati oleh seorang laki-laki dan perempuan yang diketahui bukan pasangan suami istri. Warga sekitar juga mengaku sempat mendengar suara pertengkaran dari dalam rumah beberapa hari sebelum korban ditemukan,” jelas Heri.
Untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, jenazah telah diperiksa oleh dokter dan selanjutnya direncanakan dilakukan autopsi di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin. Hingga saat ini, Polres Tabalong masih melakukan penyelidikan lebih lanjut serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait penyebab kematian korban dan menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan kasus kepada pihak kepolisian” pungkas Iptu Heri. (renn)
Editor : Akhmad





