Temu Teknis Penyuluh Pertanian, Wabup Tabalong Targetkan Produktivitas Padi Meningkat

TANJUNG, Klikkalsel.com – Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf, menghadiri Temu Teknis Penyuluh Pertanian Pasca Inpres Nomor Tahun 2025 di Ruang Sarikaya Hotel Jelita Tanjung, Pembataan, Murung Pudak, pada Kamis (21/5/2026).

Forum ini juga dihadiri perwakilan Kementerian Pertanian Kalimantan Selatan, Penyuluh Pertanian Kalsel, Brigade Swasembada Pangan, Dinas Pertanian Tabalong, serta undangan terkait lainnya guna meningkatkan kapasitas kelembagaan penyuluhan pertanian di tingkat kecamatan dan desa.

Perwakilan Kementan Kalimantan Selatan menyampaikan kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dan kapasitas penyuluh pertanian dalam mendukung program swasembada pangan nasional dan menciptakan pertanian yang modern.

“Pertanian modern bukan harus menggunakan alat yang serba modern, namun bagaimana meningkatkan produksi pertanian secara efektif dan efisien dengan biaya yang tidak terlalu besar” ujarnya.

Baca Juga : Pengukuhan Siswa SMPN 2 Tanjung, Wabup Tabalong Dorong Peningkatan SDM Lewat Beasiswa

Baca Juga : Fakta Sidang OTT KPK, Eks Kajari HSU Peras Kepala Disdikbud Rp285 Juta Dengan Modus Usut Proyek PMTAS

Sementara itu, Habib Taufani berharap para penyuluh pertanian terus meningkatkan pendampingan kepada petani guna mendukung ketahanan pangan dan kemajuan sektor pertanian di Tabalong.

“Melalui kegiatan ini diharapkan kapasitas para penyuluh semakin meningkat sehingga mampu memberikan pendampingan yang maksimal kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan,” ujarnya.

Dengan penerapan pertanian modern, Habib Taufani berharap luas lahan sawah di Kabupaten Tabalong mencapai 9.318 hektare dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga mampu meningkatkan, misalkan hasil panen padi dari rata-rata 5 ton menjadi 10 ton.

Adapun program strategis Kementerian Pertanian keberlanjutan swasembada pangan di Tabalong meliputi, pengelolaan air dan irigasi, perpompaan, cetak sawah, optimalisasi lahan, peningkatan produksi padi dan jagung, penyediaan bibit unggul, hilirisasi pertanian, serta pembangunan jalan usaha tani.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan penyuluh pertanian dalam mendukung swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Tabalong. (Reno)

Editor: Abadi