BANJARBARU, klikkalsel.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Koperasi dan UKM terus mendorong penguatan kualitas koperasi dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengurus dan pengawas koperasi.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Perkoperasian bagi Pengurus Koperasi dan Pelatihan Pengawasan bagi Pengawas Koperasi yang digelar di Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Kalsel, Banjarbaru, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan itu dibuka langsung Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Rahmaddin MY, serta diikuti peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalsel.
Rahmaddin mengatakan koperasi memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, menurutnya, penguatan kelembagaan koperasi perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas SDM yang menjalankannya.
“Pengurus dan pengawas koperasi harus memiliki kemampuan yang baik agar koperasi bisa berjalan secara profesional, sehat, dan akuntabel,” katanya.
Baca Juga : Generasi Muda Banua Jadi Sasaran Penyalahgunaan Obat, BBPOM dan Pemprov Kalsel Perketat Pengawasan
Baca Juga : Muhidin Benahi Birokrasi Pemprov Kalsel, Penempatan Jabatan ASN Wajib Sesuai Keahlian
Ia menjelaskan, pelatihan tersebut bertujuan menambah pemahaman peserta mengenai tata kelola koperasi, pengawasan internal, hingga pengembangan usaha yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
Menurut Rahmaddin, tantangan koperasi saat ini semakin kompleks sehingga dibutuhkan pengurus dan pengawas yang mampu beradaptasi dan memanfaatkan inovasi untuk meningkatkan daya saing.
Selain mendapatkan materi pelatihan, peserta juga diharapkan dapat saling bertukar pengalaman dan pengetahuan antar koperasi.
“Harapannya, melalui kegiatan ini lahir SDM koperasi yang kompeten sehingga koperasi di Kalimantan Selatan bisa berkembang lebih maju dan mandiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemprov Kalsel akan terus melaksanakan program pembinaan dan pelatihan secara berkelanjutan guna mendorong terciptanya koperasi modern yang mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (rizqan)
Editor: Abadi





