Heboh di Antasan Kecil Barat, Warga Temukan Benda Diduga Mortir di Gudang Rumah

Heboh di Antasan Kecil Barat, Warga Temukan Benda Diduga Mortir di Gudang Rumah
Petugas kepolisian berjaga di kawan rumah yang ditemukan diduga mortir

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Warga di kawasan RT 13, Jalan Antasan Kecil Barat Gang Ibu mendadak geger, setelah ditemukan benda mencurigakan yang diduga mortir dalam sebuah rumah, Kamis (16/4/2026).

Penemuan tersebut berawal saat seorang warga bernama Farhan tengah membersihkan gudang di lantai atas rumahnya. Di tengah aktivitas itu, ia menemukan sebuah benda yang bentuknya mencurigakan dan diduga merupakan mortir.

Kabar temuan itu dengan cepat menyebar dan membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi karena penasaran sekaligus kekhawatiran.

Menanggapi laporan tersebut, Ketua RT 13 Ahmad Yani langsung bergerak cepat dengan melaporkannya ke pihak kelurahan, termasuk kepada petugas ketertiban dan Bhabinkamtibmas.

“Setelah zuhur tadi kami menerima laporan warga yang menemukan benda itu saat membersihkan gudang. Kami langsung koordinasi dengan pihak kelurahan dan Bhabinkamtibmas, lalu bersama-sama mendatangi lokasi,” ujar Ahmad Yani.

Baca Juga : Warga Basirih Geger Temuan Mortir

Baca Juga : Penemuan Mayat di Got Depan STIH Banjarmasin, Warga Sempat Lihat Dua Mobil Terparkir di Lokasi Pada Malam Hari

Tak berselang lama, aparat kepolisian tiba di lokasi dan segera melakukan pengamanan dengan memasang garis polisi di sekitar rumah. Warga diminta untuk menjauh dari area temuan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Petugas juga terus berjaga untuk memastikan situasi tetap kondusif serta mencegah warga mendekat ke lokasi.

Hingga saat ini, benda yang diduga mortir tersebut masih berada di tempat penemuan dengan penjagaan ketat aparat. Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait asal-usul maupun kondisi benda tersebut, apakah masih aktif atau tidak.

Proses pemeriksaan masih terus dilakukan dengan melibatkan tim terkait. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah percaya ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. (airlangga)

Editor: Abad