DWP Sekretariat DPRD Kalsel Edukasi Penanganan Mimisan pada Anak

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Mimisan pada anak merupakan kondisi yang cukup umum dan kerap membuat orang tua khawatir. Meski demikian, dalam banyak kasus mimisan tidak berbahaya dan dapat ditangani dengan langkah pertolongan pertama yang tepat.

Meningkatkan pemahaman orang tua, khususnya para ibu, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar pertemuan rutin yang dirangkaikan dengan edukasi kesehatan, Kamis (5/2/2026), di ruang rapat Gedung B DPRD Kalsel.

Ketua DWP Sekretariat DPRD Kalsel, Rizky Audina Jaini, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antaranggota, tetapi juga sarana meningkatkan pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan keluarga.

“Melalui kegiatan ini, kami berupaya memberikan pemahaman yang aplikatif bagi anggota Dharma Wanita, khususnya terkait kesehatan anak,” ujarnya.

Baca Juga : Ditengah Efisiensi Anggaran, Pemko Banjarmasin Gelontorkan Rp200 Juta, Untuk Launching CoE 2026 di Bali

Baca Juga : Kepala KPP Madya Banjarmasin Terjaring OTT KPK RI, Uang Sekitar Rp1 Miliar Disita

Perempuan yang akrab disapa Kiki itu menambahkan, materi mengenai penanganan pertama mimisan pada anak sangat penting, agar para ibu memiliki pemahaman yang benar dan tidak panik saat menghadapi kondisi tersebut di rumah.

“Dengan pengetahuan yang tepat, ibu-ibu dapat memberikan pertolongan awal yang benar sebelum membawa anak ke tenaga medis jika diperlukan,” tambahnya.

Sementara itu, narasumber kegiatan, Dr. Hamitha, menjelaskan, mimisan pada anak umumnya bersifat ringan dan sering terjadi akibat pecahnya pembuluh darah kecil di dalam rongga hidung.

“Penanganan pertama yang benar adalah memposisikan anak duduk tegak dan sedikit condong ke depan, kemudian menekan bagian lunak hidung selama 10 hingga 15 menit,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan, orang tua agar segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila mimisan terjadi berulang kali, berlangsung lama, atau disertai keluhan lain.

“Pemeriksaan lanjutan penting untuk memastikan tidak ada penyebab lain yang lebih serius,” pungkasnya. (azka)

Editor : Akhmad