Walau Harga Turun, Omset Ikan Kering Justru Lesu

Omset Ikan kering menurun (foto : azka/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Sejak pertengahan Ramadhan hingga menjelang lebaran harga ikan kering mengalami penurunan. Kemudian di sejumlah pasar tradisional, para pedagang mengkeluhkan omset yang menurun.

Omset Ikan kering menurun (foto : azka/klikkalsel)

Seperti salah seorang pedagang ikan kering di kawasan Pasar Lama Bayah mengatakan, hampir semua jenis ikan kering mengalami penurunan seperti ikan kering telang yang banyak disukai warga masyarakat Banjarmasin.

Biasanya harganya sekitar Rp120 ribu kini kisaran Rp90 hingga Rp100 ribu perkilonya, ikan Peda kering perkilonya Rp55 sampai Rp60 ribu turun menjadi Rp40 sampai Rp45 perkilonya.

Kemudian ikan kering bawal Rp50 ribu perkilonya , ikan kering lajang Rp45 ribu perkilonya, dan ikan kering sepat Rp46 ribu perkilonya.

“Penurunan harga tersebut dikarenakan pasokan yang melimpah dari sentra penghasil seperti asal Kotabaru dan Tabanio Pelaihari sejak awal Ramadhan,” kata Bayah penjual ikan kering Pasar Lama, Jum’at ( 08/06/2018)

Sementara Amad pedagang Antasari, mengungkapkan hal yang sama pula, sejumlah ikan kering memang mengalami penurunan omset penjualan, biasanya semua jenis ikan kering untuk satu harinya bisa mencapai 100 Kg bahkan lebih, namun di bulan Ramadhan permintaan kurang dari separonya.

“Biasanya sejumlah rumah makan banyak yang beli namun di bulan puasa berkurang dan sebagian masyarakat mungkin pula banyak memakan-makanan yang manis-manis,“ katanya.

Permintaan diharapkan akan naik kembali selesai lebaran Idul Fitri, karena rumah makan sudah buka kembali. (azka)

Editor : Farid