Terlalu Dekat, Anak-anak Teriaki Helikopter ‘Water Bombing’

Helikopter Water Bombing mengudara di atas anak, saat menuju embung untuk memadamkan titik api. (foto:rizqon/klikkalsel)

PELAIHARI, klikkalsel – Aksi Helikopter ‘Water Bombing’ saat memadamkan hotspot menjadi hiburan tersendiri anak-anak. Tepatnya berlokasi di Desa Pandahan Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut, ketika kebakaran lahan gambut berlangsung, Sabtu (3/8/2019) sore.

“Helikopteeeeeerrr,” sorak gembira anak-anak desa setempat, saat Helikopter ‘Water Bombing’ mengudara di atas mereka dengan ketinggian sekitar 30 meter.

Kibasan udara baling-baling helikopter pun begitu terasa kencang disertai bunyi nyaring mesin. Namun, hal ini tak membuat anak-anak merasa takut, malah mereka terlihat riang dan bertepuk tangan.

“Himung (senang) melihat helikopter dari parak (dekat),” ucap Ica kepada klikkalsel.com.

Rahman, salah satu orang dewasa yang mendampingi para anak-anak, mengatakan kebakaran lahan gambut memang sering terjadi setiap tahun kala musim kemarau berlangsung.

“Yang terbakar itu lahan gambut di Desa Pandahan satu Kecamatan Bati-Bati. Kalau yang agak jauh di sana daerah Liang Anggang Banjarbaru,” ucapnya kepada klikkalsel.com di sekitar kebakaran lahan.

Dari pantauan awak media ini, Helikopter ‘Water Bombing’ tersebut melakukan pemadaman pada 5 titik api di lahan gambut kawasan Desa Pandahan Satu Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut, dan Liang Anggang Kota Banjarbaru. Pemadaman berlangsung dari sore hingga petang, kendati nyala api terus menjalar pada rerumputan kering di tengah suasana angin kencang.

Sementara itu, Helikopter ‘Water Bombing’ sendiri memang disiagakan Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk menjangkau titik api yang sangat sulit diakses. (rizqon)

Editor : Farid