Tanah Bangun Banua Dicaplok, PT BBKS Punya Dasar Kepemilikan Lahan

, Pihak penggugat tak bisa memperlihatkan bukti fisik, termasuk sertifikat tanah yang diklaim, saat sidang kasus pencaplokan tanah di kilometer 17.(foto : wahyu/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel– Tanpa sepengetahuan PT Bangun Banua Kalimantan Selatan (BBKS), tanah dengan lebar 21 meter dan panjang 325 meter dicaplok warga sipil.

Tidak hanya itu, pihak yang mencaplok tanah di kawasan Jalan A Yani Km 17,600 juga melayangkan gugatan. Kasus ini pun tengah bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Martapura, Kabupaten Banjar.

Sayangnya dalam sidang pemeriksaan fisik yang dilaksnanakan di lokasi keberadaan tanah di Jalan A Yani kilometer 17, Jumat (10/8/2018), ahli waris Aliansyah Alie dan Ana Trisula (penguggat) tak bisa menunjukan bukti. Pada tanah yang bersengketa itu jelas terdapat patok milik BBKS.

Rachmat Ciptadi, kuasa hukum penggugat yang siang itu juga didampingi Sunjono, ahli waris Aliansyah Alie tetap bersikeras lahan itu milik kliennya. Sayangnya, pihak penggugat tak bisa memperlihatkan bukti fisik, termasuk sertifikat tanah yang diklaim.

Misnadi, Direktur Umun (Dirum) PT BBKS mengemukakan, secara fisik pihaknya punya dasar kepemilikan lahan tersebut. Majelis hakim melihat sendiri patok BPN lahan dari depan hingga belakang.

“Bahkan kami juga ada bukti pemeliharaan,” ujar Misnadi usai sidang.

Tim kuasa hukum PT Bangun Banua saat berada dilokasi.(foto : wahyu/klikkalsel)

Kuasa hukum BBKS, Donny pun merasa puas karena pihaknya bisa menunjukan bukti kepemilikan lahan. Bahkan, sebelum lahan itu dibeli, ada tim yang melakukan penelitian.

“Setelah semuanya beres, pelunasan pembayaran baru dilakukan,” ujar pengacara muda ini.

Sementara Jurit, Jaksa Pengacara Negara (JPN) mengaku kalau pihaknya juga mendapat kuasa dari PT BBKS. “Kita tak hanya siap mendampingi, tapi juga menjaga aset ini. Jadi harus ada kepastian hukum atas kepemilikan lahan tersebut,” tekannya.

Sekadar diketahui, lahan milik perusahaan daerah itu lebar 21 meter dengan panjang 425 meter. Penggugat hanya mencaplok hingga panjang 325 meter. Sementara lebar semua dicaplok keluarga Aliansyaj Alie.(elo syarif)

Editor : Amran

Komentar Facebook