Suasana dan Kostum Adat Banjar Warnai Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kalsel

BANJARMASIN, klikkalsel – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Paripurna Istimewa, dengan agenda Hari Jadi Provinsi Kalsel ke 69, Selasa (13/8/2019).

Namun, dalam rapat kali ini tampak berbeda dari agenda sebelumnya, lantaran seluruh SKPD terkait dan anggota DPRD Kalsel menggunakan pakaian adat Suku Banjar sebagai penyambutan HUT provinsi.

Masing-Masing peserta rapat ada yang mengenakan bagian dari kostum diantaranya Bagajah Gamuling Baular Lulut, Ba’amar Galung Pancaran Matahari
dan Babaju Kubaya Panjang.

Tarian Baksa Kembang dan penampilan Madihin, turut mewarnai nuansa Banjar dalam rapat paripurna yang turut dihadiri Wakil Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan.

Tarian Baksa Kembang suku Banjar adalah sebagai tarian penyambutan tamu. Tarian ini biasanya dimainkan oleh penari wanita sebagai penari tunggal atau bisa juga dengan berkelompok dengan syarat jumlah penari harus ganjil. (foto : rizqon/klikkalsel)

Sementara itu, peserta rapat yang lengkap mengenakan pakaian adat Banjar membahas kegiatan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke 69.

“Ini dalam rangka kebersamaan dalam rangka bersama- sama menyambut Hari Jadi Kalsel ke 69, dan ini kita menghormati para pejuang dan pemimpin sebelumnya,” tutur Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Muhaimin.

Dalam rapat itu, juga digelar penandatangan rancangan KUA dan PPAS APBD Kalsel tahun Anggaran 2020. (rizqon/adv)

Editor : Farid