SPMB SMP di Banjarmasin Berjalan Lancar

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Banjarmasin sudah mulai dilaksanakan.

Pada hari pertama pelaksanaan, Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin memastikan proses pendaftaran berlangsung lancar meski masih banyak orang tua siswa yang memerlukan pendampingan dalam proses pendaftaran daring.

Agar memastikan pelaksanaan berjalan sesuai ketentuan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, turun langsung memantau sejumlah sekolah, di antaranya SMPN 13 dan SMPN 31 Banjarmasin.

Ryan mengatakan, kendala yang ditemui di lapangan lebih banyak berkaitan dengan kemampuan orang tua dalam mengakses sistem pendaftaran online. Kondisi tersebut terutama ditemukan di sekolah-sekolah yang berada di kawasan pinggiran kota.

“Karakteristik warganya terutama yang berada di wilayah sekolah pinggiran ini memang masih banyak yang perlu dipandu dan dibantu panitia sekolah untuk penginputan ke sistem pendaftaran onlinenya,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Selain karena faktor keterbatasan dalam penggunaan teknologi, sejumlah orang tua juga memilih datang langsung ke sekolah untuk memastikan dokumen yang diunggah sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.

“Mungkin mereka merasa khawatir, jadi langsung ke sekolah memastikan berkas dan tetap menginput sendiri,” terangnya.

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan hal yang wajar mengingat karakteristik masyarakat di setiap wilayah berbeda-beda. Ia menilai masyarakat di kawasan perkotaan umumnya lebih terbiasa menggunakan layanan berbasis digital dibandingkan warga di wilayah pinggiran.

“Kalau sekolah di tengah kota mungkin berbeda lagi dan kebanyakan sudah terbiasa online,” tuturnya.

Di sisi lain, Disdik Banjarmasin juga memberikan perhatian terhadap sejumlah sekolah yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan jumlah pendaftar.

Baca Juga : BEM Se-Kalsel Demo Soal Pendidikan, DPRD Akui Kalsel Kekurangan Guru

Baca Juga : BEM Se-Kalsel Demo di DPRD, Soroti Transparansi Anggaran Pendidikan dan Nasib Guru Honorer

Kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi agar pemerataan jumlah siswa antar sekolah dapat berjalan lebih baik.

Ryan mencontohkan SMPN 13 dan SMPN 31 Banjarmasin yang pada tahun sebelumnya mengalami kekurangan siswa. Untuk itu, pihaknya telah meminta sekolah lebih aktif memperkenalkan keunggulan masing-masing, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

“Kemarin kami sudah berikan pengayaan kepada kepala sekolah untuk bagaimana membranding dan memunculkan keunggulan sekolah. Baik itu akademik atau non akademik dengan harapan banyak yang tertarik mendaftar,” jelasnya.

“Termasuk yang membantu proses pendaftaran tadi, mungkin bisa menjadi alternatif orang tua mendaftarkan anaknya kesini,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 31 Banjarmasin, Syahidah, mengatakan pihaknya menyiapkan lima rombongan belajar (rombel) pada pelaksanaan SPMB tahun ini.

“Jadi kami menerima tahun ini ada sebanyak 160 siswa dari 5 rombel,” ucapnya.

Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya yang mengalami penurunan jumlah peserta didik baru, SMPN 31 telah melakukan berbagai upaya untuk memperkenalkan sekolah kepada masyarakat sejak jauh hari sebelum pendaftaran dibuka.

“Kita gecarkan promosi melalui sosial media seperti Facebook, Instagram bahkan guru-guru diminta untuk menginformasikan pendaftaran di SMPN 31. Kemudian kami juga sosialisasi ke SD-SD di sekitaran kita untuk mengarahkan pendaftaran di tempat kita,” pungkasnya.(fachrul)

 

Editor: Amran